Kebahagiaan dalam Memberi

erabaru.net
3 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Ini adalah kisah menyentuh tentang memberi dan menerima, yang terjadi di Amerika Serikat.

Setiap tahun, perusahaan tempat kami bekerja selalu mengadakan acara kebersamaan untuk seluruh karyawan. Bentuk dan lokasinya memang selalu berbeda-beda, tetapi ada satu tradisi yang tidak pernah berubah, yaitu sebuah permainan undian bernama “Puerto Rico yang Beruntung.”

Aturan permainannya sangat sederhana. Sebelum acara dimulai, setiap orang menyumbang 10 dolar AS sebagai dana hadiah. Karena jumlah karyawan lebih dari 200 orang, total hadiah mencapai lebih dari 2.000 dolar, cukup untuk membiayai liburan dua minggu ke Kepulauan Puerto Rico bagi satu orang.

Menjelang akhir acara, setiap orang menuliskan namanya di secarik kertas kecil, lalu memasukkannya ke dalam sebuah akuarium kaca kosong. Setelah itu, pembawa acara akan memanggil seseorang ke atas panggung untuk mengambil satu kertas secara acak. Nama yang terambil berhak menggunakan uang tersebut untuk menikmati liburan dua minggu di Puerto Rico.

Hari yang Berbeda dari Biasanya

Tahun ini, acara perayaan tetap berlangsung seperti biasa.  Namun ada satu hal yang berbeda—hari itu juga merupakan hari pensiun penjaga keamanan kami, Willie Jones.

Willie mulai bekerja di perusahaan sejak usia 20 tahun, dan telah menjadi penjaga pintu selama lebih dari 40 tahun.

DIa menderita polio yang membuat kedua kakinya lumpuh, tetapi dia memiliki kepribadian yang ceria dan ramah. Setiap pagi dan sore, orang-orang selalu melihat Pak Willie duduk di kursi roda sambil tersenyum dan melambaikan tangan menyambut semua orang.

Menyadari bahwa ini adalah acara Tahun Baru terakhir yang dihadiri Willie, banyak dari kami merasa sedikit sedih.

Satu Ide Kecil

Menjelang akhir acara, pembawa acara mengingatkan semua orang untuk memasukkan kertas berisi nama ke dalam akuarium.

Tiba-tiba aku mendapat sebuah ide. Di kertas namaku, aku menulis: “Willie Jones.”

Memang peluang terpilihnya kecil, tetapi setidaknya aku menambah satu peluang dari dua ratus lebih kesempatan untuk Willie. Siapa tahu, jika beruntung, Pak Willie bisa menikmati dua minggu yang indah di pantai.

Dengan perasaan senang, aku menggulung kertas itu kecil-kecil dan memasukkannya ke dalam akuarium. Tepat pukul lima sore, undian pun dimulai.

Kejutan yang Mengharukan

Tak disangka, pembawa acara justru menunjuk aku untuk mengambil kertas undian.

Aku memasukkan tanganku ke dalam akuarium, meraba-raba di antara gulungan kertas kecil. Setelah cukup lama, aku mengambil satu kertas yang rasanya paling mirip dengan kertas yang kugulung sendiri, lalu menyerahkannya kepada pembawa acara.

Dia membuka kertas itu dan membacakan dengan suara lantang: “Willie Jones!”

Aku hampir tidak percaya dengan apa yang kudengar. Rasanya seperti mimpi—aku sendiri pun merasa sangat beruntung.

Sekejap, seluruh ruangan dipenuhi sorak sorai. Semua karyawan berbondong-bondong menghampiri Willie, mengucapkan selamat, menjabat tangannya, dan memeluknya.

Semua orang tampak jauh lebih bahagia daripada jika mereka sendiri yang memenangkan undian.

Rahasia di Dalam Akuarium

Saat itulah aku tiba-tiba menyadari sesuatu. Aku kembali memasukkan tanganku ke dalam akuarium dan diam-diam mengambil empat atau lima kertas kecil lainnya.

Setelah acara selesai, aku membuka kertas-kertas itu. Tulisan tangannya berbeda-beda, tetapi nama yang tertulis di setiap kertas sama:  “Willie Jones.”

Barulah aku mengerti mengapa semua orang begitu gembira. Setiap orang mengira kertas merekalah yang terambil.

Mendapatkan liburan gratis tentu menyenangkan, tetapi memberikan kejutan dan kebahagiaan kepada Willie jauh lebih menggembirakan.

Kebahagiaan dalam memberi, ternyata benar-benar jauh lebih besar daripada kebahagiaan saat menerima.

Renungan

Ada orang yang beruntung karena anugerah Tuhan. Ada pula yang beruntung karena usaha pribadi.

Namun keberuntungan Willie Jones adalah hasil dari keramahan, ketulusan, dan kebaikan hati yang dia tunjukkan selama bertahun-tahun, hingga akhirnya mendapat doa dan restu dari semua orang.

Permainan dalam cerita ini sungguh menarik. Setiap orang menyumbang sedikit uang sebagai dana liburan bersama. Yang tidak terpilih menganggapnya sebagai hiburan, sementara yang terpilih bukan hanya memperoleh hadiah, tetapi juga tenggelam dalam kebahagiaan dan doa tulus dari banyak orang.(jhn/yn)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Real Madrid Terguncang, Mereka Siap Beli Mahal, tapi Szoboszlai Mencintai Liverpool, Gajinya bakal Jadi Rp5,6 M per Minggu
• 22 jam laluharianfajar
thumb
Peristiwa 20 Februari: Tragedi Gas Beracun Dieng Tewaskan 149 Orang
• 14 jam lalurctiplus.com
thumb
Skandal Safe House Bea Cukai, KPK Bongkar Modus Masif Penyimpanan Uang Suap Impor Barang KW
• 6 jam lalusuara.com
thumb
Unhas Perkuat Riset Kolaboratif melalui Thematic Research Group, Disability Research Group Masuk dalam TRG 2026
• 13 menit laluharianfajar
thumb
Wartawan Thailand Jadi Sasaran Amukan Pitch Invasion Bobotoh
• 23 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.