KARAWANG, KOMPAS-Permukiman padat penduduk di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kembali terendam banjir yang dipicu hujan lebat, Jumat (20/2/2026). Hujan lebat diperkirakan masih bakal turun di sejumlah wilayah Jawa Barat hingga sepekan ke depan.
Kali ini, banjir merendam 218 rumah di Dusun Pangasinan, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat. Ketinggian air mencapai 2 meter. Data Polres Karawang menyebut, banjir berdampak pada 910 warga.
”Ratusan warga kami bantu evakuasi dari kediamannya. Sebagian besar warga terdampak mengungsi ke rumah kerabatnya,” kata Kepala Polres Karawang Ajun Komisaris Besar Fiki N. Ardiansyah.
Fiki mengatakan, polisi dibantu berbagai pihak saat mengevakuasi warga. Personel TNI dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Karawang juga ikut serta. Pemerintah Desa Karangligar juga aktif membantu warga terdampak.
"Prioritas utama kami adalah warga yang sakit, lansia, dan anak-anak. Mereka harus segera dipindahkan ke tempat yang lebih aman," ujarnya Fiki.
Ia menambahkan, tim gabungan juga berkoordinasi dengan PLN untuk memadamkan aliran listrik di wilayah terdampak. Tujuannya, meminimalkan risiko arus pendek dan sengatan listrik.
"Kami mengimbau warga untuk tetap waspada karena debit air cenderung meningkat. Prioritaskan juga menyelamatkan barang-barang berharga," kata Fiki.
Sementara itu, prakirawan cuaca di Stasiun Klimatologi Jabar Diana Hertanti menyebut, potensi cuaca hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat masih akan terjadi di Jabar pada 19-25 Februari 2025.
Dalam sepekan ke depan, bakal terjadi dinamika atmosfer yang mendukung peningkatan suplai uap air dan pertumbuhan awan konventif. Kondisi tersebut dipengaruhi suhu muka laut yang relatif hangat.
Selain itu, lanjut Diana, potensi terbentuknya daerah belokan dan pertemuan angin turut meningkatkan peluang pembentukan awan hujan pada skala lokal.
Pada Sabtu (21/2/2025), daerah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat adalah Sukabumi, Tasikmalaya dan Pangandaran. Sementara pada Minggu (22/2/2026), hujan lebat bakal turun di Bandung, Cianjur, Sumedang, Sukabumi dan Pangandaran.
"Hujan yang terjadi berpotensi disertai petir dan angin kencang dengan durasi singkat, " papar Diana.





