REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA – PT Yasa Artha Trimanunggal memperkuat kapasitas operasional penerbangan dengan membeli tiga unit armada udara baru untuk mendukung PT Semuwa Aviasi Mandiri (SAM Air). Langkah ini difokuskan untuk meningkatkan misi kemanusiaan dan memperluas konektivitas wilayah terpencil di Indonesia.
Pembelian tersebut diumumkan dalam seremoni di Singapura, Kamis (5/2/2026), yang mencakup satu unit helikopter Bell 505 Jet Ranger X dari Bell Flight serta dua unit pesawat Cessna 208 Caravan dari Textron Aviation. Armada baru ini akan memperkuat layanan penanggulangan bencana, evakuasi, serta distribusi logistik dan transportasi udara perintis.
- Langit Papua yang Terkunci, Mengapa Bandara Perintis Terus Jadi Sasaran?
- Februari 2026, Penerbangan Langsung Lombok-Darwin Segera Dibuka
- Jasa Raharja dan INACA Dorong Literasi Keselamatan Penerbangan Nasional
Direktur Utama SAM Air Yenna Yuniana mengatakan, penambahan armada melalui holding company merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. Penambahan ini diharapkan dapat memperkuat peran SAM Air dalam mendukung misi kemanusiaan dan konektivitas nasional.
“Dengan hadirnya Bell 505 dan dua unit Cessna 208 Caravan, kami siap memberikan kontribusi lebih besar dalam misi penyelamatan, memastikan bantuan sampai tepat waktu kepada masyarakat di mana pun mereka berada,” ujar Yenna dalam siaran pers, Jumat (20/2/2026).
.rec-desc {padding: 7px !important;}Helikopter Bell 505 Jet Ranger X dipilih karena memiliki kemampuan menjangkau wilayah terpencil, termasuk daerah pegunungan dan pulau terluar. Helikopter ini juga mendukung evakuasi medis darurat, pengiriman bantuan logistik ringan, serta pemantauan wilayah terdampak bencana melalui teknologi avionik modern.
Sementara itu, dua unit Cessna 208 Caravan akan difokuskan untuk memperkuat layanan penerbangan perintis dan distribusi logistik. Pesawat ini mampu mendarat di landasan pendek atau belum beraspal serta memiliki kapasitas kabin fleksibel untuk mengangkut logistik maupun penumpang.
Perusahaan menilai integrasi armada baru akan meningkatkan kecepatan respons dan efektivitas penyaluran bantuan. Penguatan armada ini juga mendukung peran perusahaan dalam memperluas akses transportasi udara di wilayah 3T dan mendukung ketahanan nasional terhadap bencana.
PT Yasa Artha Trimanunggal merupakan holding company yang bergerak di sektor logistik, sedangkan SAM Air merupakan maskapai yang berfokus pada penerbangan perintis, kargo, dan misi kemanusiaan. Kedua entitas tersebut menargetkan penguatan layanan udara sebagai bagian dari pengembangan bisnis dan dukungan terhadap kebutuhan nasional.




