KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto menargetkan pengiriman tim pendahulu pasukan perdamaian ke Gaza, Palestina, dapat dilakukan dalam 1 hingga 2 bulan ke depan.
Usai menghadiri KTT Dewan Perdamaian di Washington, D.C., Prabowo menegaskan kesiapan Indonesia bergabung dalam Pasukan Stabilisasi Internasional atau ISF.
Indonesia bahkan sudah menyiapkan 8.000 personel militer untuk mengawal implementasi gencatan senjata dan perdamaian di wilayah Gaza.
Presiden bilang, pasukan perdamaian pendahulu akan diberangkatkan dalam waktu dekat.
Terkait pengiriman pasukan perdamaian Indonesia, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menegaskan posisi pasukan Indonesia akan punya batasan dan ketentuan, antara lain tidak digunakan untuk misi tempur, demiliterisasi, dan lebih berfokus pada misi kemanusiaan.
Sementara itu, Indonesia secara resmi ditunjuk sebagai Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Internasional atau ISF. Mayor Jenderal Jasper Jeffers mengungkapkan Indonesia termasuk dalam lima negara pertama yang berkomitmen menerjunkan pasukan militer untuk mengawal gencatan senjata.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Baca Juga: Presiden ke-7 RI Jokowi Hadiri Forum Ekonomi Bloomberg di India | KOMPAS PETANG
#prabowo #bop #boardofpeace #gaza #tni
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- gaza
- tni
- presiden prabowo
- tni dikirim ke gaza
- bop
- gencatan senjata





