Pengguna Angkutan Umum Mudik Lebaran di Jatim Diproyeksi Meningkat Jadi 7,7 Juta Orang

suarasurabaya.net
6 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai menggelar rapat koordinasi persiapan angkutan mudik lebaran 2026 untuk mengantisipasi pergerakan masyarakat yang diprediksi melonjak dibanding tahun kemarin.

Berdasarkan analisa pergerakan mudik nasional, Nyono Kepala Dinas Perhubungan Jatim mengatakan pengguna angkutan umum diperkirakan meningkat lima persen menjadi 7,7 juta orang.

“Untuk Jawa Timur, pergerakan diprediksi cukup tinggi. Pengguna angkutan umum diperkirakan mencapai sekitar 7,7 juta orang, untuk rincian,” kata Nyono usai mengikuti rakor di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (20/2/2026).

Rincian pengguna angkutan umum tersebut antara lain kereta api sebanyak 2,92 juta penumpang, Bus 2,67 juta penumpang,
Angkutan penyeberangan 1,23 juta penumpang, Pesawat udara 756 ribu penumpang dan Kapal laut 150 ribu penumpang.

“Angka tersebut merupakan prediksi selama masa angkutan Lebaran 2026 dan mengalami kenaikan sekitar 5 persen dibanding tahun sebelumnya,” katanya.

Kemudian dalam skema persiapan angkutan mudik, Dishub Jatim telah menyiapkan berbagai moda transportasi mulai dari 6.637 unit bus, 148 rangkaian kereta api, 302 unit pesawat, 55 kapal laut dan 71 kapal penyeberangan.

Ribuan moda transportasi tersebut diharapkan mampu mengakomodasi pergerakan mudik masyarakat guna meminimalisir tingkat kemacetan lalu lintas.

Selain itu Dishub telah melakukan perekaman data menggunakan kamera Artificial Intelligence (AI) untuk memantau pergerakan kendaraan pribadi yang masuk ke Provinsi Jatim.

Kamera AI tersebut dipasang di perbatasan Jawa Tengah–Jawa Timur dan Bali-Jawa Timur. Hasilnya sebanyak 251 ribu kendaraan terpantau masuk jalan arteri non-tol.

Kemudian Kendaraan keluar masuk Jawa Timur melalui jalan arteri sekitar 33 ribu kendaraan per hari. Nyono mengatakan perekaman data tersebut akan menjadi bahan analisa untuk merancang skema pengaturan lalu lintas saat masa angkutan mudik dimulai.

“Persiapan dilakukan lebih awal dengan Kementerian Perhubungan dan seluruh stakeholder terkait. Masa angkutan Lebaran tahun ini ditetapkan mulai 17 hingga 31 Maret, sekitar 16–17 hari,” ucapnya.(wld/iss)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPR Tegaskan Program MBG Tak Pakai Dana Pendidikan
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Kemendikdasmen–LPDP Luncurkan Beasiswa Talenta Indonesia untuk S1/D4
• 11 jam lalutvrinews.com
thumb
Polisi Angkut Isi Toko Emas di Nganjuk, Diduga TPPU Tambang Ilegal
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Mantap Bercerai dengan Insanul, Wardatina Mawa Bakal Ajukan Gugatan Cerai Setelah Lebaran
• 8 jam lalugrid.id
thumb
Polemik Bising Lapangan Padel Ganggu Warga Gandaria Selatan
• 17 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.