Bangun Perekonomian Desa Guna Tingkatkan Ekonomi Nasional

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara (Asprindo) dan Yayasan Desa Emas (YDE) menggelar pertemuan guna menindaklanjuti kerja sama yang telah terjalin. Pertemuan ini juga dihadiri oleh pengusaha dari Malaysia.

Adapun pertemuan ini bertujuan untuk bersama-sama membangun perekonomian pedesaan, yang tidak hanya mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional tapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Baca Juga :
69 Tahun Berdiri, Astra Tegaskan Komitmen Kontibusi Jangka Panjang Genjot Ekonomi Nasional
Airlangga: Perjanjian Dagang Resiprokal Indonesia-AS cuma Fokus soal Perdagangan

Ketua Umum Asprindo, Jose Rizal menyatakan hubungan antara Asprindo dengan Desa Emas sebenarnya sudah terjalin lama. Kini, kerjasama itu ingin diperkuat.

"Cara kita sama, yaitu menggerakkan perekonomian dari bawah, ya dari desa itu. Kita membina, mendampingi, memberikan pelatihan pada masyarakat pedesaan, agar bisa membangun dan mengembangkan potensi yang ada di daerah mereka. Kita pun akan membuka akses pasar bagi produk-produk unggulan tersebut," kata Jose dalam keterangannya di Jakarta, Jumat 20 Februari 2026.

Dengan menggerakkan perekonomian daerah, maka akan terbentuk multiplier effect, yang akan mendorong roda perekonomian, tak hanya lokal tapi juga nasional.

"Perekonomian akan kuat, karena ekonominya dibangun dari bawah. Masyarakat juga menjadi sejahtera karena usaha dijalankan secara profesional dan berbasis teknologi, namun tetap mengikuti nilai-nilai adat yang ada di daerah tersebut," ujar Jose.

Ketua Dewan Pembina Desa Emas, Aries Muftie menyampaikan pertemuan yang diadakan adalah upaya untuk menyelaraskan program Asprindo dengan Gerakan Desa Emas. 

"Visi dan misi kita ini sama, yaitu satu desa, satu industri. Sehingga, kami memutuskan, lebih berkolaborasi. Asprindo punya Kampung Industri, Desa Emas punya program Patriot Desan dan Permata," kata Aries.

Apalagi, lanjutnya, visi misi yang diusung oleh Asprindo dan Desa Emas sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang mayooritas program pembangunannya berbasis pada ekonomi kerakyatan.

"Salah satunya yang betul-betul berelasi walaupun agak ambisius, adalah program 88 ribu koperasi desa dan kelurahan," ucap sosok Ketua Pokja Industri Pedesaan di Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) pada periode 2016–2019 ini. 

Ia mengharapkan, dengan kolaborasi antara Asprindo dan Desa Emas ini, bisa menyelesaikan tantangan besar yang dihadapi oleh Indonesia, yaitu terkait sumber daya manusia.

Baca Juga :
Genjot 2 Mesin Pertumbuhan Ekonomi di Dalam Negeri, Purbaya: Global Economy, I Don't Care!
Bongkar Cara Pikir Ekonom di Lembaga Internasional, Purbaya: Mereka Enggak Bisa Meramal Betulan!
Fundamental Industri Perbankan Solid, Direktur Utama BRI: Akselerasi Kredit Butuh Penguatan dari Sisi Demand

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AS Komit Bebaskan Tarif Minyak Sawit Indonesia, Sadar Permintaan Pasar Terus Naik
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Razia Balap Liar di Porong Sidoarjo: Akses Jalan Ditutup, 300 Motor Disita
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Bareskrim Geledah Rumah di Surabaya, Sita Emas dan Uang Terkait Dugaan TPPU Tambang Ilegal
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
OJK Denda Dana Mitra Kencana Cs Usai Manipulasi Saham IMPC Rp92 Miliar
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Erick Thohir Komentari Kerusuhan Pasca Laga Persib vs Ratchaburi FC
• 2 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.