Liputan6.com, Jakarta - Polisi menelusuri kasus pengemudi mobil boks yang mengacungkan pisau saat terlibat cekcok dengan sopir taksi daring di Jalan Arteri Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (17/2). Peristiwa ini terekam dalam video yang viral di media sosial.
Polisi telah memanggil keduanya untuk menyelesaikan persoalan ini. Polisi heran karena kasus ini viral di media sosial, padahal sudah diselesaikan dengan musyawarah.
Advertisement
”Hari ini, kami panggil lagi keduanya untuk ditanyakan kok bisa viral, padahal sebelum itu udah damai. Sekarang masih proses," kata Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Lama AKP Ivo Amel kepada wartawan di Jakarta, Jumat (20/2/2026). Dilansir Antara.
Berdasarkan keterangan korban yakni sopir taksi online, insiden bermula ketika mobil pelaku berpindah jalur secara tiba-tiba hingga menyerempet kendaraannya dan nyaris menyebabkan kecelakaan.
Korban kemudian mengejar pelaku hingga keduanya menepi dan terlibat adu mulut. Tiba-tiba dari dalam kendaraan, pelaku terlihat mengeluarkan pisau dan mengarahkannya ke korban serta mengenai lecet pada kaca mobil. Aksi tersebut sempat dilerai petugas keamanan
Korban sempat mendatangi Polsek Kebayoran Lama. Namun tidak membuat laporan resmi karena telah berdamai dengan pelaku. Kedua pihak sepakat menyelesaikan perkara secara kekeluargaan, dengan pelaku memberikan ganti rugi atas kerusakan mobil korban.
"Enggak disebutkan (nominal ganti rugi), tapi itu untuk ganti rugi lecetnya, kan ada lecet itu," kata dia.
Polisi juga akan menelusuri pihak yang pertama kali mengunggah video tersebut. Kasus ini masih dalam proses klarifikasi lebih lanjut.
"Iya, nanti bakal kami cari juga (yang unggah). Soalnya aslinya ada juga video pernyataan damainya, latar belakangnya Polsek," ucapnya.



