Takjil Tanpa Sekat: Kisah Ramadan di Masjid Pemuda Konsulat Surabaya

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Masjid Pemuda Konsulat di Jalan Kalikepiting No.111, Pacar Kembang, Surabaya, kembali menggelar program sosial selama bulan Ramadan. Salah satu yang paling diminati adalah pembagian takjil dan makan gratis yang terbuka untuk seluruh masyarakat, tanpa memandang agama.

Program ini tak hanya ditujukan bagi umat Muslim yang berpuasa, tetapi juga non-Muslim. Bahkan, panitia menyiapkan area khusus di seberang masjid bagi warga non-Muslim yang ingin menikmati makan gratis.

Pada Jumat (20/2), suasana masjid sudah ramai sejak sore. Para relawan terlihat sibuk menyiapkan segala kebutuhan. Relawan pria membersihkan halaman, menata kursi, dan mengatur antrean. Sementara relawan perempuan menyiapkan hidangan berbuka, mulai dari takjil hingga makanan berat.

Antrean Tertib Jelang Magrib

Sekitar pukul 16.30 WIB, warga mulai berdatangan dan mengantre untuk mengisi data kehadiran. Setelah mencatat nama dan asal, mereka menerima kupon untuk ditukar dengan takjil.

Menjelang pukul 17.30 WIB, warga dipersilakan duduk rapi di halaman masjid. Kaum perempuan diarahkan masuk ke dalam masjid. Saat waktu Magrib tiba, doa berbuka dipimpin relawan.

Takjil berupa kurma, pisang, gorengan, dan minuman es cao disajikan. Setelah azan Magrib berkumandang, sebagian warga mengambil wudu untuk salat berjemaah.

Usai salat, relawan kembali mengatur antrean pembagian makanan berat. Perempuan dipersilakan lebih dulu mengambil hidangan berupa sayur sop dan telur dadar. Selain itu, nasi kotak dengan lauk ayam rica-rica juga dibagikan.

Pembagian makan gratis berlangsung bersamaan dengan warga non-Muslim yang menikmati hidangan di area seberang masjid.

300 Porsi Sehari Selama Ramadan

Relawan Masjid Pemuda Konsulat, Mas’ud Zakaria, menjelaskan program makan gratis digelar dua kali sehari selama Ramadan, yakni saat berbuka dan sahur.

"Untuk kegiatan makan gratis ini kita ada dua kali makan. Kalau bulan Ramadan itu di waktu berbuka dan waktu sahur. Untuk porsinya berapa? Berbeda. Kalau pas berbuka ini lebih banyak, kalau pas sahur kita agak kurangin sekitar 100 an. Kalau pas makan gratis InsyaAllah sekitar 200-an. Jadi total sehari 300-an porsi. Kalau takjil hari ini kita sediakan 175 porsi," kata Mas'ud kepada kumparan, Jumat (20/2).

"Untuk jadwalnya selama satu bulan penuh itu sama dua kali di waktu berbuka dengan sahur. Itu makanan berat," ucapnya.

Mas’ud menegaskan siapa pun boleh datang tanpa syarat administrasi yang rumit.

"Insya Alah tinggal datang, antre, ngisi data diri. Jadi catat nama, dari mana. Untuk apa kok ribet banget? Untuk kita nanti laporannya. Biasanya untuk laporan kegiatan perlu data dirinya. Ini benar gak sih dibagi untuk warga. Gak perlu KTP, gak perlu keterangan gak mampu. Yang penting datang, boleh. Selain muslim juga boleh walaupun Ramadan. Siapa saja boleh," katanya.

Masjid dengan Fokus Program Sosial

Masjid Pemuda Konsulat berdiri sejak 2022 dan dikenal aktif menjalankan program sosial. Selain makan gratis, tersedia layanan rumah dokter gratis, ambulans gratis, hingga program “Pasar Bahagia” berupa pembagian sayur dan sembako.

"Masjid Pemuda ini sebenarnya baru berdiri di tahun 2022. Programnya lebih banyak di sosial. Contoh ada makan gratis, ada rumah dokter gratis, ada ambulans gratis, ada pasar bahagia kita sediakan sayur-sayur untuk masyarakat sembako," ujarnya.

"Untuk menopang ini semua kita selain dari orang-orang baik dari nitip-nitip banyak juga ada amal usaha yaitu muamalah. Salah satunya kita ada peternakan, perkebunan, toko donat, toko buah, coffeeshop. Kan banyak programnya untuk menopang," tambah dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mayoritas Wilayah Sulsel Berpotensi Diguyur Hujan pada Jumat 20 Februari
• 15 jam laluharianfajar
thumb
Bandara Florida Akan Ganti Nama Jadi Bandara Presiden Donald Trump
• 7 jam laludetik.com
thumb
Warna Kaos Kaki yang Cocok untuk Jeans Biru
• 6 jam lalubeautynesia.id
thumb
Hasil Liga Europa: Lille vs Red Star Belgrade 0-1, Calvin Verdonk Cuma Cadangan di Leg Pertama
• 12 jam lalumedcom.id
thumb
Lingkaran Setan Parkir Liar Jakarta: Antara Keterbatasan Lahan dan 'Lahan' Mata Pencaharian
• 9 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.