Indonesia–Yaman Perkuat Diplomasi Budaya dan Pertukaran Seni

tvrinews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Ridho Dwi Putranto

TVRINews, Jakarta 

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon bersama Duta Besar Republik Yaman untuk Indonesia, Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh membahas penguatan hubungan bilateral Indonesia–Yaman, khususnya melalui kerja sama kebudayaan, diplomasi budaya, dan pertukaran seni di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta.

Dalam keterangannya, Fadli menyampaikan hubungan kedua negara telah terjalin sejak abad ke-7 dan memiliki fondasi sejarah yang kuat. Ia menilai, kerja sama di bidang kebudayaan perlu diperkuat melalui program konkret dan berkelanjutan.

“Hubungan Indonesia dan Yaman sudah berlangsung sejak lama. Hingga saat ini, banyak mahasiswa Indonesia yang belajar di Yaman, dan ini menjadi jembatan penting dalam hubungan kedua negara,” ujar Fadli Zon, dalam keterangan pers yang diterima, Jumat, 20 Februari 2026.

Menurut Fadli, hingga kini belum terdapat perjanjian khusus kerja sama kebudayaan antara kedua negara. Kondisi tersebut dinilai sebagai peluang untuk membangun kolaborasi yang lebih terstruktur, terutama dengan menggali kesamaan akar budaya.

“Kerja sama kebudayaan bisa difokuskan pada upaya mencari kesamaan akar budaya dan  
mengembangkan bidang-bidang yang memiliki kemiripan, seperti seni henna, seni ukir, kerajinan gerabah, anyaman bambu dan rotan, pemanfaatan pohon kurma, serta seni kaligrafi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Fadli juga membuka peluang pengembangan program bersama yang dapat diajukan sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia ke UNESCO.

*Peran Sejarah dan Mahasiswa*

Sementara itu, Duta Besar Yaman untuk Indonesia, Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh, menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Yaman memiliki akar sejarah panjang, termasuk melalui migrasi masyarakat Yaman ke Nusantara dan peran mereka dalam penyebaran Islam.

“Hubungan ini terjalin sejak ratusan tahun lalu. Leluhur kami datang ke Nusantara tidak hanya membawa agama, tetapi juga berkontribusi dalam membangun peradaban dan tatanan sosial,” ujarnya.

Ia menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 7.000 mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Yaman dan jumlahnya terus bertambah.

"Para mahasiswa tersebut berada dalam kondisi yang relatif stabil dan menjadi bagian penting dalam hubungan antarmasyarakat kedua negara," katanya.

Selain kerja sama budaya, Salem juga mendorong pengaktifan kembali komite bersama Indonesia–Yaman serta implementasi berbagai perjanjian di bidang perdagangan, ekonomi, dan investasi yang telah disepakati.

Pemerintah Yaman, lanjutnya, tengah mengupayakan kunjungan Menteri Luar Negeri Yaman ke Indonesia sebagai langkah konkret memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penilaian Shin Tae-yong untuk Pelatih Anyar Timnas Indonesia John Herdman
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Kabar Baik! Purbaya Sebut Angka THR ASN 2026 Besar, Berapa?
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
RI Ditunjuk sebagai Wakil Komandan ISF di Gaza
• 15 jam lalueranasional.com
thumb
Nonton Live Streaming Persija Jakarta Vs PSM Makassar
• 10 jam lalubola.com
thumb
Hutama Karya Gelar Mudik Gratis, Begini Cara Daftarnya
• 16 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.