KOMPAS.TV - Di tengah menjamurnya coffee shop di perkotaan, sebuah ruang di sudut kota menghadirkan konsep berbeda.
Bukan sekadar tempat ngopi dan bekerja, coffee shop ini bertransformasi menjadi ruang pameran seni terbuka bagi para seniman.
Karya-karya yang dipajang tidak berdiri eksklusif seperti di galeri pada umumnya. Seni hadir cair, berdampingan dengan aktivitas minum kopi, berdiskusi, hingga lalu-lalang pengunjung. Konsep ini meretas sekat antara seni dan realitas sosial, menjadikan ruang publik sebagai medium apresiasi yang lebih dekat dan inklusif.
Inisiatif ini menjadi wadah alternatif bagi seniman lokal untuk menampilkan karya sekaligus menjangkau audiens yang lebih luas. Lalu, bagaimana respons pengunjung terhadap konsep unik ini? Dan sejauh mana ruang kreatif seperti ini mampu mendorong ekosistem seni agar lebih hidup?
Simak liputan selengkapnya dalam video berikut.
Jurnalis: Jocelyn Valencia
#smiljan #cafe #pameran #seniman #karyalukis
Baca Juga: Eks Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Dihukum Penjara Seumur Hidup Karena Berlakukan Darurat Militer
Penulis : Jocelyn-Valencia
Sumber : Kompas TV
- smiljan
- buka puasa
- puasa 2026
- pameran lukis
- sumatera
- noads





