Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengakui persoalan klasik ibu kota seperti kemacetan, banjir, dan polusi udara masih menjadi pekerjaan rumah (PR) yang belum sepenuhnya terselesaikan selama satu tahun masa kepemimpinannya.
Advertisement
Hal itu disampaikan Pramono dalam acara Satu Tahun Membangun Jakarta Dari Bawah yang digelar di Taman Ayodia, Jakarta Selatan, Jumat (20/2/2026).
“Memang persoalan-persoalan dasar masih ada, kemacetan masih ada, banjir masih ada, kemudian persoalan polusi masih ada. Dan itulah yang secara khusus ingin minimal bisa dikurangi dari apa yang terjadi saat ini,” kata Pramono.
Pramono menegaskan, momentum satu tahun kepemimpinannya bukan sekadar perayaan, melainkan ajang refleksi dan evaluasi atas kebijakan yang telah dijalankan. Ia menyebut acara tersebut juga menjadi ruang untuk menyerap masukan dari masyarakat.
“Saya dan Pak Wagub, Bang Dul, mengadakan syukuran satu tahun pemerintahan di DKI Jakarta yang dipimpin oleh saya dan Bang Dul. Acara ini sekaligus menjadi kontemplasi, karena memang kami juga ingin mendapatkan masukan, saran, dari berbagai orang yang mendapatkan manfaat dari apa yang menjadi kebijakan kami,” ujarnya.




