Bahlil Pastikan Indonesia Akan Beli BBM hingga LPG dari AS, Nilainya Rp253 Triliun

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bahlil memastikan Indonesia akan merealisasikan pembelian bahan bakar minyak (BBM), LPG, hingga crude oil dari Amerika Serikat (AS) dengan nilai Rp253 triliun.

Bahlil Pastikan Indonesia Akan Beli BBM hingga LPG dari AS, Nilainya Rp253 Triliun (FOTO:Dok Ist)

IDXChannel  - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan Indonesia akan merealisasikan pembelian bahan bakar minyak (BBM), LPG, hingga crude oil dari Amerika Serikat (AS) dengan nilai mencapai sekitar USD15 miliar atau setara Rp253 triliun.

Dia menyebut kebijakan ini merupakan bagian dari implementasi kesepakatan strategis antara Indonesia dan AS untuk menjaga keseimbangan neraca perdagangan kedua negara.

Baca Juga:
4 Rekomendasi Tempat Berburu Takjil di Jakarta Barat, Cocok untuk Ngabuburit Sore

"Untuk memberikan keseimbangan neraca pedagangan kita, maka kita dari sektor ESDM akan membelanjakan kurang lebih sekitar USD15 miliar. Dari USD15 miliar ini terdiri dari membeli BBM, kemudian LPG dan crude. Sudah barang tentu ini adalah merupakan langkah sejarah baru kita membeli dalam jumlah yang besar," katanya dalam konferensi pers virtual, Jumat (20/2/2026).

Meski demikian, Bahlil menegaskan kebijakan ini tidak akan menambah total volume impor energi Indonesia. Pemerintah, katanya, hanya mengalihkan sebagian sumber impor dari negara-negara lain ke AS.

Baca Juga:
Sektor Jasa Keuangan Moncer, Kontribusi ke Perekonomian Turut Melonjak

"Kita menggeser sebagian volume impor kita dari beberapa negara. Di antaranya negara dari Asia Tenggara, Middle East maupun beberapa negara di Afrika. Secara keseluruhan neraca komoditas daripada pembelian BBM kita dari luar negeri itu sama. Cuma kemudian kita geser," kata dia.

Ia juga memastikan bahwa mekanisme pembelian akan tetap mengedepankan prinsip keekonomian dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak, baik pemerintah maupun badan usaha di AS dan Indonesia.

"Dalam praktiknya nanti pembelian ini sudah berarti akan memperhatikan mekanisme-mekanisme keekonomian yang saling menguntungkan. Baik menguntungkan kepada pihak Amerika Serikat dan badan usahanya maupun dari pihak Indonesia," tutur Bahlil.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kulit Kering Saat Ramadan? Intip Yuk Beauty Cara Mengetasinya ala Scarlett
• 11 jam laluherstory.co.id
thumb
Kebakaran Kamp Pengungsi Sudan Paksa 41 Keluarga Mengungsi
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Agensi bahas pembaruan kontrak dengan artis Kim Se-jeong
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Tangis Ibu ABK Minta Anaknya Dibebaskan dari Tuntutan Hukuman Mati
• 4 jam laluokezone.com
thumb
Kapolri Perintahkan Tes Urine Serentak Seluruh Anggota Polri
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.