Anggota Komisi V DPR RI, Novita Wijayanti, memberikan sejumlah catatan terkait persiapan mudik Lebaran 2026. Novita menyoroti kebutuhan penerangan jalan, khususnya pada sektor transportasi darat di berbagai daerah.
Hal itu ia utarakan dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi V DPR RI bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Ruang Rapat Komisi V DPR RI, Senayan, Jakarta. Dalam forum tersebut, Novita menekankan kesiapan transportasi jelang musim mudik. Hal itu, sambungnya, berdasarkan hasil kunjungan kerja ke sejumlah daerah yang wilayahnya masih minim penerangan.
"Untuk Dirjen Perhubungan Darat, kebutuhan akan lampu penerangan masih cukup banyak. Di Jawa Tengah masih ada daerah yang gelap, di NTT juga masih banyak, termasuk di Palembang dan sekitarnya. Karena kami DPR RI cakupannya nasional, maka banyak aspirasi dari berbagai daerah yang kami terima," kata Novita dalam keterangannya, Jumat (20/2/2026).
Di Dapilnya, Novita juga meminta perhatian terhadap kebersihan dan optimalisasi Terminal Tipe A, khususnya di Cilacap dan Banyumas, Jawa Tengah. Ia menilai pengelolaan Terminal Tipe A Cilacap masih belum maksimal, terutama dari sisi kebersihan dan pemanfaatan fasilitas.
Selain itu, jelang arus mudik lebaran, Novita turut menekankan pentingnya kesiapan armada transportasi darat, terutama bus. Legislator dari Fraksi Partai Gerindra ini pun berharap program mudik gratis tetap berjalan dan jumlah armada tidak dikurangi, mengingat tingginya kebutuhan masyarakat.
"Kami mohon agar armada bus untuk mudik tidak dikurangi. Karena masyarakat tetap berharap adanya program mudik gratis tahun ini," tegasnya.
Pada sektor transportasi udara, Novita meminta Direktorat Jenderal Perhubungan Udara melakukan evaluasi terhadap jadwal maskapai penerbangan. Hal itu, kata Novita buntut keluhan masyarakat atas kejadian delay pesawat hingga dua sampai lima jam jangan terulang kembali, terlebih jelang musim mudik nanti.
(isa/eva)





