Truk Angkut Gas Cair Meledak, 4 Tewas

realita.co
5 jam lalu
Cover Berita

SEBUAH truk yang membawa gas cair meledak pada hari Kamis di jalan raya utama di Santiago, Chili, menyebabkan empat orang tewas dan setidaknya 16 orang terluka, kata pihak berwenang.

Ledakan itu terjadi setelah kecelakaan yang melibatkan truk tersebut saat lalu lintas pagi di ibu kota

Kepolisian nasional Chili, Carabineros, mengatakan pengemudi kehilangan kendali atas kendaraannya sekitar pukul 08.20 waktu setempat karena alasan yang masih dalam penyelidikan, menabrak pembatas jalan raya sebelum ledakan terjadi.

"Akibat bahan yang mudah terbakar yang diangkut truk tersebut, terjadi ledakan yang dampaknya menyebabkan tujuh kendaraan penumpang yang melintas di jalan yang sama terbakar. Kendaraan lain di sepanjang jalan raya juga terkena kobaran api," kata Jenderal Carabineros Victor Vielma.

Delegasi kepresidenan Gonzalo Duran mengkonfirmasi jumlah korban tewas sebanyak empat orang dan 16 orang luka-luka dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda. Dua orang masih dalam kondisi kritis, katanya dalam konferensi pers.

Pihak berwenang melaporkan bahwa kebakaran yang melibatkan truk yang terguling tersebut kini telah terkendali. Dinas pemadam kebakaran nasional Chili tetap fokus pada pendinginan kendaraan untuk mencegah ledakan lebih lanjut.

Kecelakaan itu terjadi di persimpangan jalan tol General Velasquez dan Jalan Raya 5 Utara, salah satu jalan raya tersibuk di Santiago. Lalu lintas padat saat itu, sesaat sebelum dimulainya jam kerja.

Rodrigo Espinoza, komandan Departemen Pemadam Kebakaran Quilicura, mengatakan ledakan itu menyebar dalam radius sekitar 150 hingga 200 meter, dan memengaruhi sekitar 50 kendaraan.

Media lokal melaporkan bahwa banyak pengemudi meninggalkan mobil mereka dan melarikan diri dengan berjalan kaki saat api menyebar. Beberapa orang menderita luka bakar ringan dan menerima perawatan di pusat medis terdekat.

Api juga menjalar ke truk lain yang melaju dari arah berlawanan, tempat penyimpanan kendaraan di dekatnya, kereta barang yang melewati daerah tersebut, dan fasilitas milik dua perusahaan di dekatnya.

Video-video yang beredar di media sosial menangkap momen ledakan tersebut, lapor Radio BioBio. Beberapa saksi mengatakan mereka pertama kali mendengar ledakan keras, diikuti oleh awan putih besar dan kemudian "bola api yang mengikuti mobil-mobil tersebut."jao

 

 

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Apa Itu Matriarki dan Mengapa Jarang Dibahas?
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Pasca OTT Bea Cukai, KPK Gandeng Inspektorat Kemenkeu Bahas Pencegahan Korupsi
• 6 jam lalusuara.com
thumb
Ungkapan Isi Hati Top Scorer Arema FC Setelah Posisinya Digeser
• 6 jam lalubola.com
thumb
Jadi Wakil Komandan ISF, RI Akan Kirim 8 Ribu TNI ke Gaza 1-2 Bulan ke Depan
• 21 jam laludetik.com
thumb
Kongres Partai Buruh Korea Utara Resmi Dibuka, Kim Jong-un Fokus pada Ekonomi
• 16 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.