FAJAR, MAKASSAR—RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo menggelar upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Direktur Utama di Auditorium Gedung Layanan Kesehatan Ibu dan Anak, Kamis, 19 Februari 2026.
Momentum ini menandai estafet kepemimpinan baru dalam memperkuat transformasi pelayanan di rumah sakit rujukan terbesar di Kawasan Timur Indonesia tersebut.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut pelantikan dr. Annas Ahmad, Sp.B, FICS, FISQua sebagai Direktur Utama pada 10 Februari 2026 oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Gedung Adyatma Kementerian Kesehatan, Jakarta.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penataan direksi rumah sakit vertikal di bawah Kementerian Kesehatan.
Sertijab ini menjadi penanda dimulainya babak baru perjalanan rumah sakit dalam mewujudkan visi sebagai rumah sakit bertaraf Asia dengan pelayanan unggulan dan pertumbuhan berkelanjutan.
Kepemimpinan baru diharapkan mampu memperkuat peran strategis rumah sakit dalam memberikan layanan kesehatan berkualitas tinggi.
Direktur Utama RSWS, dr. Annas Ahmad, Sp.B, FICS, FISQua menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan bukan sekadar seremonial, melainkan estafet pengabdian.
“Ada kesinambungan visi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sebab rumah sakit adalah tempat harapan bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada direktur utama sebelumnya, Prof Syafri Kamsul Arif, atas dedikasi dan fondasi kuat yang telah dibangun.
Menurutnya, standar pelayanan prima yang telah ditanamkan menjadi modal penting untuk melanjutkan transformasi rumah sakit ke depan.dr Annas menekankan bahwa pelayanan kesehatan harus berorientasi pada kemanusiaan.
Ia mengingatkan seluruh jajaran agar bekerja bukan untuk mencari pengakuan, tetapi untuk menghadirkan pertolongan, memberikan kemudahan, dan menjaga martabat pasien.
Dalam satu bulan awal kepemimpinannya, dr. Annas akan melakukan rapid assessment komprehensif dengan fokus pada lima dimensi strategis, yakni Clinical Excellence, Financial Sustainability, Operational Excellence, Human Capital Transformation, serta Institutional Reputation and Trust.
“Langkah ini bertujuan mengidentifikasi peluang perbaikan dan memperkuat sistem layanan,” ucapnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen rumah sakit untuk memperkuat kolaborasi dan membangun budaya saling percaya. Menurutnya, kepemimpinan bukan tentang individu, melainkan kekuatan kolektif dalam menghadirkan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.
Sementara itu, Prof. Syafri Kamsul Arif menyampaikan dukungan penuh kepada kepemimpinan dr. Annas Ahmad.
Ia optimistis pengalaman dan semangat yang dimiliki direktur utama baru akan membawa dampak positif serta meningkatkan performa RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo melalui komitmen dan kolaborasi yang kuat.
Acara berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Dewan Pengawas, Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan, serta jajaran pimpinan perguruan tinggi kesehatan, termasuk Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin dan Direktur Utama RS Unhas. Seluruh civitas hospitalia turut hadir menyaksikan momentum penting tersebut.(wis)





