SLEMAN, KOMPAS.TV - Perebutan puncak klasemen Grup B Pegadaian Championship 2025/2026 menyajikan duel PSS Sleman melawan Persipura Jayapura di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (21/2/2026).
Persipura mempertaruhkan posisinya sebagai pemimpin tabel. Tim tamu mengantongi 40 poin, sekadar memimpin satu angka dari PSS yang membuntuti pada urutan kedua.
Mengarungi partai penentu posisi klasemen, pelatih Persipura, Rahmad Darmawan, membidik aspek mental skuadnya.
Ia menolak menjadikan tekanan pertandingan sebagai beban. Rahmad justru menginstruksikan pemainnya mengonversi tekanan tersebut menjadi daya dorong di lapangan.
"Justru saya ingin para pemain bisa mengendalikan antara emosi dan inteligensia mereka di lapangan dengan baik, sehingga momentum ketertekanan itu menjadi motivasi yang ideal buat kita," kata Rahmad dalam konferensi pers menjelang laga, Jumat (20/2/2026).
Baca Juga: Justin Hubner Bawa Fortuna Sittard Kalahkan Tim Miliano Jonathans, Tunjukkan Performa Apik
Merespons Amunisi PSS Sleman
Tuntutan Rahmad bermula dari pengamatannya terhadap manuver PSS Sleman pada putaran ketiga. Tuan rumah memiliki sejumlah pemain baru. Rahmad menyoroti performa rekrutan tersebut saat kedua tim bersua di Jayapura. Situasi ini menghadirkan tantangan taktik di lapangan sekaligus memunculkan tekanan menjelang laga.
Menghadapi kondisi tersebut, Rahmad mewajibkan anak asuhnya merespons permainan lawan tanpa membiarkan beban menguasai pikiran. Ia meminta para pemain menjaga ritme dengan cara menikmati pertandingan.
"Selalu saya ingatkan untuk enjoy the game dan saya juga berharap tentu besok mereka bisa menikmati permainan ini, bukan sebaliknya terlalu tegang sehingga membuat ritme permainan kita rusak," tuturnya.
Penulis : Danang Suryo Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- PSS Sleman vs Persipura
- Pegadaian Championship
- klasemen Grup B
- taktik Rahmad Darmawan
- Gunansar Mandowen
- Stadion Maguwoharjo





