Kota Tangerang (ANTARA) - Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang, Banten, menyebutkan Program Gampang Kerja berhasil menyerap 430 calon pekerja profesional untuk menjalani program On The Job Training atau magang di 11 perusahaan sepanjang tahun 2025.
"Ini menjadi terobosan baru untuk membuka jaringan serta memudahkan akses anak-anak muda di Kota Tangerang mendapatkan pekerjaan secara profesional karena difasilitasi langsung oleh Disnaker tanpa biaya,” kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan di Tangerang, Sabtu.
Capaian lain dari Program Gampang Kerja selama tahun 2025 yakni Pemkot Tangerang berhasil menyerap 2.034 pencari kerja lewat program Job Fair dan menyalurkan 6.206 pencari kerja lewat 116 Bursa Kerja Khusus (BKK)
Ujang mengatakan Pemkot Tangerang berharap Program Gampang Kerja dapat berjalan secara lebih maksimal sehingga angka pengangguran terbuka terus turun.
Baca juga: Disnaker Tangerang buka program magang 30 hari di pusat belanja
Baca juga: Disnaker Tangerang masih buka pendaftaran pelatihan chatbot
Berdasarkan data BPS, program unggulan Gampang Kerja berhasil menurunkan angka pengangguran terbuka yakni dari 5,92 persen di tahun 2024 menjadi 5,88 persen pada tahun 2025.
”Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program Gampang Kerja selama setahun ini. Hasilnya luar biasa, Program Gampang Kerja berjalan sangat efektif dalam menyediakan lapangan pekerjaan dan menurunkan angka pengangguran di Kota Tangerang,” ujar Ujang.
Wali Kota Tangerang Sachrudin menambahkan kesejahteraan pekerja juga mengalami peningkatan pada tahun ini melalui Upah Minimum Kota (UMK) Tangerang sebesar 6,5 persen, dari Rp5.069.708 menjadi Rp5.399.405 sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam melindungi dan meningkatkan taraf hidup pekerja.
"Tak hanya kondisi industri yang kami tekankan tetapi juga kesejahteraan pekerja yang terus meningkat sebagai bukti investasi yang berkembang baik," ujarnya.
Baca juga: Disnaker Tangerang fasilitasi 2.034 pencari kerja ke perusahaan
Baca juga: Disnaker: 1.192 WNA bekerja di Tangerang, mayoritas dari China
"Ini menjadi terobosan baru untuk membuka jaringan serta memudahkan akses anak-anak muda di Kota Tangerang mendapatkan pekerjaan secara profesional karena difasilitasi langsung oleh Disnaker tanpa biaya,” kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan di Tangerang, Sabtu.
Capaian lain dari Program Gampang Kerja selama tahun 2025 yakni Pemkot Tangerang berhasil menyerap 2.034 pencari kerja lewat program Job Fair dan menyalurkan 6.206 pencari kerja lewat 116 Bursa Kerja Khusus (BKK)
Ujang mengatakan Pemkot Tangerang berharap Program Gampang Kerja dapat berjalan secara lebih maksimal sehingga angka pengangguran terbuka terus turun.
Baca juga: Disnaker Tangerang buka program magang 30 hari di pusat belanja
Baca juga: Disnaker Tangerang masih buka pendaftaran pelatihan chatbot
Berdasarkan data BPS, program unggulan Gampang Kerja berhasil menurunkan angka pengangguran terbuka yakni dari 5,92 persen di tahun 2024 menjadi 5,88 persen pada tahun 2025.
”Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program Gampang Kerja selama setahun ini. Hasilnya luar biasa, Program Gampang Kerja berjalan sangat efektif dalam menyediakan lapangan pekerjaan dan menurunkan angka pengangguran di Kota Tangerang,” ujar Ujang.
Wali Kota Tangerang Sachrudin menambahkan kesejahteraan pekerja juga mengalami peningkatan pada tahun ini melalui Upah Minimum Kota (UMK) Tangerang sebesar 6,5 persen, dari Rp5.069.708 menjadi Rp5.399.405 sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam melindungi dan meningkatkan taraf hidup pekerja.
"Tak hanya kondisi industri yang kami tekankan tetapi juga kesejahteraan pekerja yang terus meningkat sebagai bukti investasi yang berkembang baik," ujarnya.
Baca juga: Disnaker Tangerang fasilitasi 2.034 pencari kerja ke perusahaan
Baca juga: Disnaker: 1.192 WNA bekerja di Tangerang, mayoritas dari China





