40 Jam Kirim Paket dari Medan ke Aceh, Terjang Jalan Rusak Usai Bencana Sumatera

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Perjalanan sebuah paket kosmetik dari Kota Medan Sumatera Utara menuju Kabupaten Gayo Lues, Aceh, menjadi potret bagaimana distribusi logistik tetap bergerak, meski infrastruktur belum sepenuhnya pulih usai bencana Sumatera.

Selama sekitar 40 jam, paket itu menempuh jalur darat Lintas Tengah Sumatera melewati bentang alam hijau nan asri sekaligus titik-titik kerusakan jalan.

Perjalanan dimulai pada 11 Februari 2026 pukul 17.20 WIB. Kurir layanan dari SPX Express mengambil paket di toko kosmetik Radysa Cosmetic, Kompleks Amplas Trade Centre, Kota Medan. Paket berisi produk kosmetik pesanan pembeli telah dikemas oleh penjual dan diserahkan kepada kurir untuk memasuki tahap awal distribusi.

Dalam rantai logistik, tahap ini merupakan bagian dari First Mile (FM), proses awal di mana paket dikumpulkan dari seller atau titik pengambilan, lalu dipersiapkan sesuai tujuan sebelum dikirim ke fasilitas distribusi berikutnya.

Pukul 18.15 WIB, paket tiba di Fasilitas First Mile Medan Amplas 2. Di fasilitas ini berlangsung proses inbound, yakni penerimaan paket yang masuk untuk dilakukan pengecekan awal, pencatatan sistem, serta pemindaian barcode.

Setelah itu paket menjalani sorting, pemilahan berdasarkan tujuan, wilayah, dan jenis layanan, termasuk melalui bantuan mesin seperti Automated Sorting Machine (ASM) atau Automated B-Roll Machine untuk mempercepat alur pergerakan barang kecil hingga sedang.

Paket yang telah dipilah kemudian disiapkan pada tahap outbound, yaitu pengiriman keluar fasilitas menuju pusat distribusi berikutnya.

Sekitar pukul 21.00 WIB di hari yang sama, paket tiba di Fasilitas Distribution Centre (DC) Medan di Jalan Medan-Pematangsiantar, Ujung Serdang, Kabupaten Deli Serdang. DC berfungsi sebagai penghubung dalam jaringan logistik antara FM dan Last Mile (LM). Di sini, paket disortir kembali berdasarkan alamat tujuan sebelum dikirim ke ratusan fasilitas LM.

Perwakilan pekerja SPX Express di DC Medan, Heri Siregar, menjelaskan sejak tahap penerimaan paket sudah dipisahkan berdasarkan kategori ukuran dan nilai barang.

"Yang pertama waktu proses penerimaan, kita udah desain juga, yang pertama itu istilahnya, itu barang kecil, lalu ada barang besar, lalu ada yang namanya, high value item, barang mahal itu prosesnya berbeda," jelas Heri kepada kumparan, Medan, Rabu (11/2).

Setelah proses penerimaan selesai, kata Heri, paket kemudian dipilah melalui tahap penyortiran sebelum dikemas sesuai jalur distribusi. Selanjutnya, operator yang bertugas sebagai runner membawa paket-paket ke area belakang untuk ditempatkan di zona outbound masing-masing berdasarkan tujuan pengiriman.

"Nah, setelah kita proses penerimaan, lalu kita sortir, kita bagging, lalu nanti ada runner, operator yang bawa ke belakang, untuk ditempatkan di area outbond masing-masing sesuai tujuan destinasi," jelas dia.

Heri menuturkan volume paket setiap hari yang ditangani DC Medan ada di kisaran lebih dari 100 ribu paket, bahkan bisa meningkat hingga melampaui 500 ribu paket.

"Kita normal di atas 100.000 (paket per hari) sih, 100.000. Bisa juga di atas 500.000, tapi masih di bawah 1 juta," ungkapnya.

Saat musim puncak seperti Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru, jumlahnya meningkat tajam menjadi hampir 1 juta paket. "Kalau volume ya, dekat-dekat 1.000.000 itu di peak season," cakap dia.

Menurutnya, cakupan distribusi DC Medan tergolong luas karena melayani sebagian besar wilayah Sumatra Utara serta menjangkau beberapa area di Aceh. Kata Heri, dari sisi kapasitas operasional, DC Medan merupakan yang terbesar di wilayah Sumatra Utara.

"Kalau yang kita serve dari sini ya. Itu semua kebanyakan yang Sumatera Utara. Meskipun ada beberapa area Aceh. Kalau bicara Sumatera Utara, iya (yang terbesar)," ujar Heri.

Dalam menghadapi kondisi darurat, termasuk situasi pascabencana, pihak operasional SPX bakal menerapkan prosedur mitigasi melalui skema business contingency plan yang disusun sesuai regulasi.

"Jadi bisa terjadi force majure, kita juga sudah disusun, kita harus melakukan langkah-langkah, step by step itu juga sudah ada. Kita hanya tinggal follow, sesuai dengan ketentuan yang sudah diberikan," katanya.

“Kalau kendala distribusinya, sesuai dengan namanya, sekarang memang ada jalan yang tiba-tiba kita tidak mengetahui, yang kita tidak bisa lewati. Lebih ke sana. Lebih kepada, mungkin aku bilang kendala di alam," sambung Heri.

Setelah melalui penyortiran lebih selektif, pada 12 Februari 2026 pukul 17.31 WIB paket mulai bergerak menuju perjalanan ke Aceh.

Perjalanan darat menuju fasilitas last mile Blangkejeren ini melintasi jalur pascabencana Sumatra. kumparan memantau, sejumlah ruas yang dilalui rusak atau sempat terputus, seperti Jalan Kati Maju di Kecamatan Ketambe Aceh Tenggara, Jalan Darul Makmur Aceh Tenggara, serta jalan di kawasan Ise-Ise Aceh Tengah.

Di sepanjang Lintas Tengah ini, hamparan pegunungan hijau memang menyuguhkan pemandangan indah, tetapi di beberapa titik terlihat pula bekas longsor, badan jalan yang retak, hingga perbaikan infrastruktur sementara.

Pos-pos pengungsian bagi warga terdampak berdiri di tepi jalur, dibangun oleh Pemerintah Provinsi Aceh, BNPB, Kementerian Sosial, serta TNI/Polri.

Pada 13 Februari 2026 pukul 08.00 WIB, paket tiba di Fasilitas Last Mile (LM) Blangkejeren Hub. Tahap ini merupakan proses akhir sebelum pengantaran ke alamat pembeli. Paket menjalani inbound dan pemindaian ulang, kemudian disortir berdasarkan alamat tujuan akhir dan diserahkan kepada kurir lokal untuk proses distribusi terakhir.

Pukul 09.16 WIB, kurir mengambil paket untuk diantar menuju alamat pembeli di Jalan Blangkejeren Kuta Panjang, Kampung Agusen, Kabupaten Gayo Lues. Sekitar 30 menit perjalanan, tepat pukul 10.00 WIB, paket diterima oleh pembeli.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hotman Paris Ungkap Dugaan Kejanggalan Kasus ABK Dituntut Mati di PN Batam
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Peran Krusial Jay Idzes di Laga Sassuolo vs Verona
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Preview Chelsea vs Burnley: Prediksi dan Susunan Pemain
• 13 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Karhutla dominasi bencana Kepri, BNPB salurkan bantuan alat mitigasi
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Tito Tegaskan Relokasi-Percepatan Huntara bagi Warga Terdampak Banjir Aceh Utara
• 20 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.