Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem Surya Paloh angkat bicara soal wacana pembentukan koalisi permanen antarpartai politik. Menurutnya, usulan itu akan dipertimbangkan.
"Koalisi permanen boleh saja dipertimbangkan, enggak ada masalah. Tetapi belum kita putuskan kan. Pertimbangan bagus," ujar Surya Paloh kepada wartawan pada Sabtu (21/2/2026).
Advertisement
Meski demikian, Paloh menilai koalisi permanen tidak boleh lepas dari tujuan besar berpolitik yakni untuk mendorong kemajuan Indonesia.
"Sekali lagi esensi yang paling utama, gol besar kita apa? Jawabannya sederhana: kemajuan kita dalam berbangsa dan bernegara," kata dia.
Paloh menyoroti pentingnya mengurangi sekat-sekat sosial dalam kehidupan politik. Ia menilai pengkotak-kotakan berdasarkan suku, agam lainnya akan sangat berbahaya.
"Ketika kita bicara semua kita, maka pengkotak-kotakan yang terjadi karena baik itu perbedaan suku, agama, latar belakang status sosial, dan sebagainya itu harusnya kita nomor duakan kalau kita tidak bisa hilangkan sama sekali. Yang paling ideal itu jangan lagi berpikir ke arah sana," ucap Paloh.
Selain itu, saat ditanya soal sikap NasDem apakah mendukung Presiden Prabowo Subianto untuk periode kedua, Paloh hanya menjawab normatif.
"Ah itu nanti kita sudah pikirkan. Kan kita ada di sana," pungkas Surya Paloh.




