JAKARTA, KOMPAS.com – Kawasan Pecinan Glodok, Jakarta Barat, disebut sempat terlihat lebih lapang setelah penertiban pedagang kaki lima (PKL) oleh Satpol PP beberapa hari lalu.
Namun, kondisi tersebut tidak bertahan lama.
Pantauan Kompas.com di lokasi, trotoar yang sebelumnya sempat bersih kini kembali dipadati lapak pedagang.
Baca juga: Sempat Ditertibkan, Parkir Liar di Pecinan Glodok Kembali Muncul Jelang Imlek
Gerobak makanan, meja dagangan, hingga tenda payung berjejer di sepanjang jalur pejalan kaki.
Sebagian ruas bahkan turut dipenuhi kendaraan yang terparkir di trotoar.
Akibatnya, ruang gerak pejalan kaki kembali menyempit guna menghindari lapak dan kendaraan yang parkir sembarangan.
Suhan (bukan nama sebenarnya), salah satu pedagang di kawasan tersebut, membenarkan bahwa sempat ada penertiban oleh petugas.
Menurut dia, suasana kawasan itu sempat berubah drastis.
"Iya, sempat kemarin kan ditertibkan sama Satpol PP. Memang kelihatan lebih bersih, (trotoar) jadi lega karena pedagang-pedagang yang biasa di depan itu enggak ada. Petugas datang, mereka diminta beres-beres," ujar Suhan saat ditemui, Sabtu (21/2/2026).
Ia mengatakan, penertiban itu terjadi pada akhir pekan lalu dan dampaknya langsung terasa di hari yang sama.
“Kalau enggak salah Minggu kemarin. Seharian itu tertib, pedagangnya enggak kelihatan. Orang-orang yang jalan juga enggak sempit," kata dia.
Namun, kondisi tertib tersebut hanya berlangsung singkat. Dalam hitungan hari, para pedagang kembali menggelar dagangannya seperti semula.
Baca juga: Marak Parkir Liar, Pengunjung Keluhkan Kondisi Semrawut di Petak Sembilan Jakbar
“Tapi itu, cuma dua hari saja bertahannya. Setelah itu balik lagi jualan seperti biasa. Sekarang ya sudah ramai lagi seperti sebelumnya," ucap dia.
Sementara salah seorang PKL, Indra (bukan nama sebenarnya), juga membenarkan bahwa dirinya dan sejumlah PKL sempat diterbitkan.