Jemaah Umrah Sakit Saat Transit di Oman, Kemenhaj Pastikan Penanganan Medis Hingga Tiba di Indonesia

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG, DISWAY.ID -- Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan bahwa pelindungan terhadap jemaah haji reguler, haji khusus, maupun umrah merupakan bagian dari tanggung jawab negara dalam melindungi warganya. 

Hal ini ditegaskan Kasubdit Pengawasan Umrah pada Kemenhaj, Andi Muhammad Taufik, saat memberikan penanganan terkait kasus jemaah umrah yang sakit saat berada di negara transit.

“Kemenhaj memastikan penanganan jika terjadi masalah hukum di Arab Saudi atau negara transit, maupun jika ada persoalan kesehatan yang dialami jemaah,” ujar Andi Muhammad Taufik dalam keterangannya di Tangerang, Sabtu, 21 Februari 2026.

BACA JUGA:5 Fakta Siswa Madrasah di Tual Tewas Usai Dianiaya Oknum Brimob, Korban Ditunding Balap Liar

BACA JUGA:Viral Begal Modus Tuduhan Asusila Beraksi, Polisi Tangkap Pelaku di Cipulir

Kasus terbaru menimpa seorang jemaah umrah yang mengalami kondisi lemas saat transit di Bandara Internasional Muscat, Oman, pada 5 Februari 2026 sepulang menunaikan ibadah umrah.

Informasi tersebut diterima Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Muscat dari pihak rumah sakit setempat, KIMS Hospital Muscat.

Karena kondisi kesehatan jemaah memerlukan penanganan lanjutan, pada 8 Februari 2026 jemaah dipindahkan ke rumah sakit lain atas persetujuan keluarga. 

Setelah menjalani beberapa kali perawatan medis, kondisi jemaah dinyatakan cukup stabil untuk dipulangkan ke Indonesia dengan catatan harus langsung dirujuk ke rumah sakit yang telah siap menerima.

Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof. Dr. Sulianti Saroso Jakarta menyatakan kesediaannya untuk menerima pasien tersebut.

BACA JUGA:Bareskrim Dalami Setoran Uang ke Didik Putra Kuncoro, Jejak Dua Bandar Narkoba Terendus

BACA JUGA:Polemik 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan', Alumni LPDP Minta Maaf hingga Beasiswa Suami Disoal

Pihak rumah sakit bahkan menyiapkan ambulans, ventilator, serta tim medis untuk penjemputan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju RSPI.

Setibanya di Indonesia, setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, sekitar pukul 15.30 WIB, jemaah langsung dipindahkan ke rumah sakit rujukan untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

Proses pemulangan dan rujukan medis itu turut didampingi pihak keluarga dan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) A Tour.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ini Dia Daftar Negara yang Tergeser Akibat RI Impor Minyak dari AS
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Hotman Paris Siap Kawal ABK Dituntut Hukuman Mati Terkait Penyelundupan 2 Ton Sabu
• 20 jam lalurctiplus.com
thumb
ASSA Tambah Modal Rp54 Miliar Dukung Bisnis Anak Usaha
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Jadwal Proliga 2026, 21 Februari: Berpeluang Akhiri Kekalahan Beruntun, Jakarta Garuda Jaya Hadapi Surabaya Samator Hari Ini
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
[FULL] Menteri ESDM Jelaskan Kesepakatan RI-AS Sektor ESDM
• 18 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.