Liputan6.com, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Wilayah Sumatera meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Sabtu (21/2/2026). Jembatan ini sebelumnya sempat terputus dan hanya dilayani jembatan darurat (bailey), sebelum pemerintah memulai pembangunan struktur permanen.
Saat berada di lokasi, Tito menyampaikan bahwa pekerjaan konstruksi telah menunjukkan kemajuan signifikan. Ia menyebut progres pembangunan sudah mencapai sekitar 18 persen.
Advertisement
"Kita sekarang ada di tepi sungai, di Krueng Tingkeum, di jembatan Kuta Blang. Ini [pembangunan] kita melihatnya sudah, pembangunan sudah berjalan 18 persen," katanya.
Tito menjelaskan, jembatan permanen tersebut ditargetkan selesai pada Juli 2026. Kehadirannya diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat Aceh, khususnya dalam memperlancar mobilitas warga dan distribusi logistik.
Dalam kunjungan tersebut, selaku Mendagri dan Kasatgas PRR Pascabencana Wilayah Sumatera serta mewakili pemerintah setempat, ia mengucapkan terima kasih kepada Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo beserta jajaran atas kerja kerasnya.
"Ini pasukan dari Menteri PU, Mas Dody, ini luar biasa [bekerja]. Terima kasih banyak. Mudah-mudahan cepat selesai, insyaallah," ujarnya.
Dalam peninjauan tersebut, Tito didampingi Wakil Gubernur (Wagub) Aceh Fadhlullah, Bupati Bireuen Mukhlis, dan Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Safrizal.



