Jakarta (ANTARA) - PT Finnet Indonesia (Finpay), anak usaha Telkom Group berkolaborasi dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dalam menggagas transformasi layanan digital bagi pekerja migran Indonesia (PMI).
Direktur Utama PT Finnet Indonesia (Finpay), Rakhmad Tunggal Afifuddin menyebutkan kebutuhan akan sistem pembayaran digital yang aman, terintegrasi, dan mudah diakses menjadi semakin mendesak.
"Digitalisasi layanan keuangan bagi PMI harus dibangun di atas tiga aspek utama, keamanan sistem, kemudahan akses, dan integrasi lintas lembaga," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Melalui integrasi sistem pembayaran Finnet ke dalam platform layanan KP2MI, kata Rakhmad, proses pengiriman uang diharapkan dapat berlangsung lebih cepat, transparan, dan minim risiko.
"Finnet menghadirkan solusi pembayaran terintegrasi yang tidak hanya mempermudah remitansi, tetapi juga membuka akses terhadap layanan keuangan lain yang dapat mendukung perencanaan keuangan keluarga secara lebih baik," katanya.
Baca juga: Finnet siagakan layanan pembayaran digital selama libur Nataru
Dia mengatakan bahwa peran Finnet Indonesia (Finpay) bukan sekadar sebagai penyedia sistem pembayaran, melainkan mitra strategis pemerintah dalam mempercepat transformasi digital nasional.
"Integrasi dengan KP2MI menjadi wujud konkret kontribusi perusahaan dalam mendukung perlindungan dan peningkatan kesejahteraan pekerja migran melalui ekosistem keuangan digital yang modern dan akuntabel," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Menteri KP2MI, Dzulfikar Ahmad Tawalla, menyampaikan bahwa kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi serta keamanan proses remitansi bagi PMI.
"Langkah tersebut juga dinilai sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat inklusi keuangan dan kesejahteraan masyarakat," ucapnya.
Ia menambahkan kolaborasi Finnet dengan KP2MI bukan hanya kerja sama administratif, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan setiap rupiah yang dikirimkan PMI dapat diterima keluarga dengan cepat, aman, dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional.
Baca juga: Finnet tanam mangrove di pesisir Jakarta
Baca juga: KP2MI luncurkan Migrant Center UI, dorong standar industri global
Direktur Utama PT Finnet Indonesia (Finpay), Rakhmad Tunggal Afifuddin menyebutkan kebutuhan akan sistem pembayaran digital yang aman, terintegrasi, dan mudah diakses menjadi semakin mendesak.
"Digitalisasi layanan keuangan bagi PMI harus dibangun di atas tiga aspek utama, keamanan sistem, kemudahan akses, dan integrasi lintas lembaga," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Melalui integrasi sistem pembayaran Finnet ke dalam platform layanan KP2MI, kata Rakhmad, proses pengiriman uang diharapkan dapat berlangsung lebih cepat, transparan, dan minim risiko.
"Finnet menghadirkan solusi pembayaran terintegrasi yang tidak hanya mempermudah remitansi, tetapi juga membuka akses terhadap layanan keuangan lain yang dapat mendukung perencanaan keuangan keluarga secara lebih baik," katanya.
Baca juga: Finnet siagakan layanan pembayaran digital selama libur Nataru
Dia mengatakan bahwa peran Finnet Indonesia (Finpay) bukan sekadar sebagai penyedia sistem pembayaran, melainkan mitra strategis pemerintah dalam mempercepat transformasi digital nasional.
"Integrasi dengan KP2MI menjadi wujud konkret kontribusi perusahaan dalam mendukung perlindungan dan peningkatan kesejahteraan pekerja migran melalui ekosistem keuangan digital yang modern dan akuntabel," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Menteri KP2MI, Dzulfikar Ahmad Tawalla, menyampaikan bahwa kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi serta keamanan proses remitansi bagi PMI.
"Langkah tersebut juga dinilai sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat inklusi keuangan dan kesejahteraan masyarakat," ucapnya.
Ia menambahkan kolaborasi Finnet dengan KP2MI bukan hanya kerja sama administratif, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan setiap rupiah yang dikirimkan PMI dapat diterima keluarga dengan cepat, aman, dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional.
Baca juga: Finnet tanam mangrove di pesisir Jakarta
Baca juga: KP2MI luncurkan Migrant Center UI, dorong standar industri global





