Grup band Wali merilis lagu Romantika Badar dan Uhud. Lagu religi ini diciptakan oleh sang gitaris, Apoy.
Dalam lagu Romantika Badar dan Uhud, Wali menyajikan melodi pop Melayu yang menjadi ciri khas mereka dengan nuansa reflektif dan spiritual yang mendalam.
Lirik lagu itu menggunakan metafora sejarah besar Islam untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat masa kini. Salah satu penggalan liriknya seperti ini: "Di hari ini jika kau menang jangan jadi kesombongan... Di hari ini jika kau kalah itu karena kelalaian."
Lagu Romantika Badar dan Uhud dari Band WaliLewat lagu Romantika Badar dan Uhud, Wali ingin mengajak para pendengar untuk menyelami perasaan syukur saat meraih kemenangan, dan keberanian untuk mengevaluasi diri saat menghadapi kegagalan.
"(Lagu ini) sebagai pengingat untuk tetap rendah hati terhadap sesama," kata Wali dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan.
Lewat lagu Romantika Badar dan Uhud, Wali mengangkat cerita tentang pentingnya menjaga konsistensi ibadah dan memahami bahwa segala hasil akhir dalam hidup merupakan kehendak Sang Pencipta.
Wali menyertakan unsur salawat dalam lirik lagu Romantika Badar dan Uhud. Hal ini menjadi sarana pendekatan spiritual dan penyemangat bagi masyarakat luas dalam menjalani rutinitas ibadah saat Ramadan.
"Lagu ini diharapkan menjadi teman perjalanan bagi mereka yang ingin terus memperbaiki diri dari kesalahan masa lalu," ucap Wali.
Lagu Romantika Badar dan Uhud yang dinyanyikan Wali sudah dapat didengarkan di seluruh platform musik digital.




