Marco Bezzecchi memilih bungkam atas rumor yang mengaitkan kepindahan Pecco Bagnaia ke Aprilia pada MotoGP musim 2027.
Bagnaia, juara MotoGP 2022 dan 2023, diperkirakan akan meninggalkan tim Ducati pada akhir musim ini. Ducati sendiri tengah berupaya mempertahankan Marc Marquez dan merekrut Pedro Acosta untuk tim pabrikan mereka.
Nama Bagnaia sempat dikaitkan dengan Yamaha pada musim dingin, meskipun rencana itu kemudian dipertanyakan setelah laporan menyebut Yamaha akan merekrut Jorge Martin.
Sejak uji coba pramusim di Sepang, Bagnaia juga ramai dikaitkan dengan Aprilia, yang dilaporkan melakukan berbagai upaya untuk meyakinkan pembalap Italia itu bergabung dan menjadi pasangan Marco Bezzecchi tahun depan.
Namun, saat sesi uji coba pramusim Buriram pada Sabtu, Bezzecchi menolak memberikan komentar jelas terkait rumor tersebut. “Itu bukan argumen saya. Saya pengendaranya, Anda harus bertanya kepada orang-orang yang berkecimpung di pasar,” ujarnya dilansir dari Crash.
“Bagi saya, tidak masalah siapa yang berada di sisi lain kotak penalti. Saya sedang balapan dan harus fokus pada balapan. Ini sesuatu yang harus ditanyakan kepada Massimo [Rivola], bukan kepada saya,” tambahnya.
Bezzecchi dan Bagnaia dikenal sebagai teman dekat yang tumbuh bersama di Akademi VR46 milik Valentino Rossi. Terlepas dari dinamika pasar pembalap, Bezzecchi kini fokus menilai performa Aprilia 2026 menjelang musim baru yang dimulai minggu depan.
Dalam uji coba tersebut, Bezzecchi sempat mengalami kecelakaan kecil. “Saya sedikit melebar dan menyentuh garis biru di Tikungan 3. Tapi saya mengemudi pelan, jadi untungnya itu hanya kesalahan kecil,” jelasnya.
Aprilia menurunkan seluruh pembalap tim pabrikan dalam tes ini, termasuk Jorge Martin yang kembali setelah menjalani operasi di luar musim. Bezzecchi menyadari beban pengujian masih cukup berat mengingat minimnya waktu Martin di atas motor. (saf/faz)



