jpnn.com, JAYAPURA - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya menyerang pos milik PT.Kristalin di Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Sabtu (21/2). Insiden ini mengakibatkan dua orang meninggal dengan kondisi mengenaskan.
Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu mengungkap bahwa kedua orang korban tewas setelah dibakar oleh pelaku. Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan autopsi untuk mengidentifikasi identitas korban.
BACA JUGA: 2 Anggota KKB yang Ditangkap Pelaku Pembakaran Sekolah
"Kami belum bisa memastikan apakah korban itu warga sipil atau aparat keamanan karena kondisi jenazah yang sudah tidak utuh," ujar Kapolres, Sabtu.
Insiden penyerangan itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.00 WIT dan tim dari Nabire langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) yang ditempuh sekitar satu jam perjalanan dengan menggunakan kendaraan roda empat.
BACA JUGA: Satgas Damai Cartenz Ringkus 4 Anggota KKB Anak Buah Elkius Kobak di Dekai
Setibanya di TKP, kata Samuel, anggota tim tersebut langsung mengamankan warga dan mengevakuasi kedua jenazah ke Nabire untuk dilakukan otopsi guna memastikan identitas korban.
Ketika ditanya apakah ada senjata api yang hilang, Kapolres Nabire mengaku belum bisa memastikan karena masih diselidiki.
BACA JUGA: MPSI: KKB Penjahat Kemanusiaan, Teror Brutal bagi Rakyat Papua
"Yang pasti sekitar 100 orang pendulang emas di kawasan Legari, Nabire, telah dievakuasi ke Legari untuk mengamankan diri," kata Samuel Tatiratu.(antara/jpnn)
Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean




