Safari Ramadan di MIRA Institute, AHY Tekankan Pembangunan Berlandaskan Nilai dan Integritas 

eranasional.com
8 jam lalu
Cover Berita

Pandeglang, ERANASIONAL.COM — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan pembangunan nasional tidak semata-mata berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada pembangunan nilai, karakter, dan integritas.

Penegasan itu disampaikan saat Safari Ramadan di Ma’had Islam Rafiatul Akhyar Institute (MIRA Institute), Pandeglang, Banten, Sabtu (21/2/2026).

Didampingi Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, Menko AHY bersilaturahmi dan berdiskusi bersama Ustadz Adi Hidayat. Kunjungan ini menjadi ruang dialog antara pemerintah dan ulama dalam merespons tantangan pembangunan bangsa di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Dalam sambutannya, Menko AHY menyampaikan Ramadan menjadi momentum refleksi dan penguatan niat dalam menjalankan amanah publik.

“Ini adalah momen yang spesial. Di bulan suci Ramadan, kita tidak hanya menyambung silaturahim, tetapi juga melakukan refleksi, kontemplasi, dan membasuh hati,” ujar Menko AHY.

Ia mengaku mendapatkan penguatan moral dari diskusi tersebut.

“Kalau diminta memberikan motivasi, sebetulnya saya yang dimotivasi oleh Pak Ustadz. Dalam waktu yang singkat, beliau menyampaikan banyak hal yang penuh makna, nilai filosofi, dan kebenaran yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis,” tuturnya.

Menurut Menko AHY, kepemimpinan memerlukan fondasi spiritual agar setiap kebijakan berpijak pada keadilan dan kemaslahatan. Tantangan dalam proses pengabdian harus dimaknai sebagai bagian dari perjuangan yang lebih besar.

“Ketika kita merasa berat menjalani proses dan perjuangan, ingatlah kita mendedikasikan semua itu untuk masyarakat luas. InsyaAllah, Allah SWT akan membalas dan menaikkan derajat kita,” ucapnya.

Dalam konteks tugas Kemenko Infra mengoordinasikan pembangunan infrastruktur dan kewilayahan, Menko AHY menekankan keadilan sosial sebagai prinsip utama.

“Penyelesaian persoalan agraria, pembangunan jalan, jembatan, bendungan, perumahan, serta penguatan konektivitas nasional harus berjalan selaras dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan karakter bangsa,” tambahnya.

Ia menilai sinergi ulama dan umara menjadi fondasi moral dalam menghadirkan solusi kebangsaan.

“Saya meyakini jika ulama dan umara kokoh bersatu dalam sinergi dan kolaborasi, saling mengingatkan, serta terus bertafakur dan mawas diri, pembangunan akan memiliki arah yang lebih kuat dan bermakna,” kata Menko AHY kepada awak media.

Menko AHY juga mengapresiasi MIRA Institute sebagai model pendidikan yang tidak hanya menekankan penguasaan ilmu, tetapi juga pembentukan karakter generasi muda.

“Saya sangat mengapresiasi. Meski usianya masih muda, institusi ini berpotensi menjadi Center of Excellence yang mencetak ulama-ulama masa depan Indonesia,” tambahnya.

Pembangunan Fisik dan Penguatan Spritual

Sementara itu, Ustadz Adi Hidayat menyampaikan pentingnya keseimbangan antara pembangunan fisik dan penguatan spiritual dalam arah kebangsaan.

“Mencoba menyeimbangkan narasi pembangunan kebangsaan dengan dasar intelektualitas dan fisikal, serta ditopang kekuatan spiritual yang kokoh,” ujarnya.

Safari Ramadan ini menegaskan pembangunan nasional harus menghadirkan keseimbangan antara infrastruktur yang berdampak dan pembinaan nilai serta integritas. Sinergi pemerintah dan ulama diharapkan menjadi pijakan kokoh dalam mewujudkan pembangunan yang adil, inklusif, dan berkelanjutan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pakar Keamanan Siber dan Psikolog Bagikan Tips Terhindar dari Phishing
• 9 jam lalukatadata.co.id
thumb
Paloh Ungkap NasDem Konsisten Usul Ambang Batas Parlemen 7%, Ini Alasannya
• 18 jam laludetik.com
thumb
Revitalisasi SLB di Indonesia Timur, ABK Kini Belajar Lebih Nyaman
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Gandeng Shin Tae-yong, CLEAR MEN ULTRA Bentuk Ultra Squad
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Program Digitalisasi Pembelajaran Capai 100 Persen untuk IFP di SMA
• 23 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.