Pantau - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergitas antara Polri, elemen buruh, dan seluruh lintas elemen masyarakat dalam menghadapi dinamika global yang berpotensi berdampak pada kondisi dalam negeri.
Penegasan tersebut disampaikan Listyo Sigit di Jakarta pada Sabtu usai menghadiri acara tasyakuran HUT KSPSI ke-53 dan Hari Pekerja Indonesia HARPEKINDO di Pembangunan Pusdiklat Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.
Ia menyampaikan, "Tentunya harapan kita ke depan sinergitas kita, kolaborasi kita juga akan terus semakin baik. Kemudian tentunya memang menghadapi situasi dinamika global yang tidak mudah karena memang dinamika global tersebut tentunya juga berdampak terhadap situasi di dalam negeri," ungkapnya.
Dorong Program Astacita dan Pembangunan Industri StrategisDalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Penasihat KSPSI, ia menyebut setiap negara terus berupaya bertahan dan menjadi lebih baik dengan mengedepankan sumber daya yang dimiliki.
Ia menilai situasi global akan berdampak pada sektor ketenagakerjaan Indonesia apabila tidak dihadapi secara bersatu dan kompak.
Untuk mencegah gejolak di sektor ketenagakerjaan, Presiden Prabowo Subianto disebut terus melakukan berbagai upaya mitigasi agar permasalahan tersebut dapat diantisipasi dengan baik.
Ia menyampaikan, "Bapak Presiden ke depan tentunya akan terus mendorong di dalam program Astacita-nya untuk terus mendorong berbagai program prioritas strategis. Antara lain bagaimana beliau mendorong hilirisasi dan salah satu yang akan dilaksanakan adalah beliau akan segera melaksanakan dan mendorong pembangunan 18 industri strategis," jelasnya.
Ia berharap program Astacita yang dijalankan pemerintah dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Indonesia.
Tekankan Keseimbangan Hak Buruh dan Iklim InvestasiIa menekankan bahwa sinergisitas antara berbagai pihak menjadi kunci untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan sejuk.
Ia mengatakan, "Oleh karena itu tentunya perlu adanya kolaborasi antara pengusaha dan rekan-rekan serikat sehingga di satu sisi mereka mau berinvestasi, mereka mau mengembangkan usahanya," ujarnya.
Ia menegaskan Polri akan terus berkomitmen mendukung perjuangan buruh dalam memperoleh hak-haknya sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia menyampaikan, "Di sisi lain lain juga mereka tetap harus memperhatikan hak-hak dari para pekerja, hak-hak dari buruh. Keseimbangan ini yang tentunya harus kita jaga. Rekan-rekan buruh harus tetap terus memperjuangkan namun melalui koridor aturan yang benar," tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan keterampilan dan kemampuan buruh Indonesia agar mampu bersaing di tingkat internasional.
Ia mengatakan, "Sehingga kemudian rekan-rekan juga siap untuk bersaing dengan buruh di mancanegara. Dan kita tunjukkan bahwa buruh-buruh Indonesia juga tidak kalah profesional, tidak kalah tangguh, dan tidak kalah hebat dengan buruh di luar," pungkasnya.



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5342825/original/008334200_1757400995-bojan.jpg)
