Kemenag Bangun Madrasah Terintegrasi di IKN, Butuh Lahan 21 Hektare

kompas.tv
14 jam lalu
Cover Berita
Foto Ilustrasi. Istana Kepresidenan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Ibu Kota Nusantara (IKN) (Sumber: KOMPAS.com/HILDA B ALEXANDER)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) merencanakan pembangunan Madrasah Terintegrasi di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kawasan pendidikan ini akan mencakup jenjang Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).

Menteri Agama, Nasaruddin Umar mengatakan, pembangunan madrasah terpadu menjadi salah satu program prioritas Kemenag di kawasan ibu kota baru.

“Insya Allah banyak program Kementerian Agama yang harus segera kita wujudkan di sini (IKN). Madrasah terpadu dari raudhatul athfal, ibtidaiyah, tsanawiyah, aliyah,” kata Nasaruddin saat melakukan peninjauan di IKN, Jumat (20/2/2026).

Baca Juga: OIKN: Pelayanan Kesehatan dan Jaminan Sosial di IKN Sudah Siap untuk ASN dan Masyarakat

Ia mengungkapkan, pembangunan kawasan pendidikan tersebut akan dilengkapi asrama, fasilitas olahraga, masjid, serta sarana pendukung lainnya.

Total kebutuhan lahan diperkirakan mencapai sekitar 21 hektare. Rencana tersebut disampaikan saat pertemuan dengan Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono.

Dalam pertemuan itu, Otorita IKN menyatakan kesiapan menyediakan lahan guna mendukung realisasi pembangunan Madrasah Terintegrasi di bawah naungan Kemenag.

Nasaruddin menyatakan, Madrasah Terintegrasi diharapkan menjadi solusi pendidikan Islam yang lengkap dan berkualitas bagi warga IKN dan daerah penyangga yang terus bertambah seiring pembangunan ibu kota baru.

Baca Juga: SNMB Madrasah 2026 Diserbu 36.973 Pendaftar, Kemenag: Cerminkan Peningkatan Mutu

Penulis : Dina Karina Editor : Deni-Muliya

1
2
Show All

Sumber :

Tag
  • ibu kota nusantara
  • madrasah terintegrasi di ikn
  • kementerian agama
  • sekolah di ikn
  • menteri agama
  • nasaruddin umar
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenlu Kecam Dubes AS soal Israel Dapat Duduki Tepi Barat
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Impor Beras AS Tak Signifikan, Cuma 0,00003% Produksi Nasional
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sosok Tiyo Ardianto Ketua BEM UGM Juara Puisi saat di PKBM, Banjir Dukungan Usai Kritik Prabowo
• 7 jam laludisway.id
thumb
Hadiri HUT KSPSI-Harpekindo, Kapolri Tegaskan Komitmen Polri Kawal Hak Buruh dan Iklim Investasi
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Meneropong Dampak Keharusan 15% Free Float, Bagaimana Nasib Emiten Bank Syariah?
• 1 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.