2 Bocah Perempuan Terseret Arus Sungai Pancarglagas Probolinggo, 1 Tewas 1 Hilang

rctiplus.com
7 jam lalu
Cover Berita

PROBOLINGGO, iNews.id – Dua bocah perempuan tenggelam dan terseret arus Sungai Pancarglagas, Desa Randumerak, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Minggu (22/2/2026). Satu korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara satu lainnya masih dalam pencarian intensif. 

Jasad korban, Nafiza (9), dievakuasi oleh petugas dan warga dari aliran sungai tidak lama setelah kejadian. Sedangkan temannya, Firza (10) belum ditemukan. 

Peristiwa nahas ini bermula saat Nafiza bersama tiga temannya sedang asyik bermain pasir di pinggir Sungai Pancarglagas. Kondisi arus sungai saat itu diketahui tengah meluap dan sangat deras pasca-banjir yang mengguyur wilayah tersebut. 

Nahas, saat sedang asyik bermain, Nafiza dan rekannya, Firza (10), tiba-tiba mencebur ke sungai. Diduga tidak kuat menahan dorongan air yang kuat, kedua bocah tersebut langsung terseret arus dan tenggelam. 

Melihat kedua rekannya hilang ditelan arus, dua teman korban lainnya yang ketakutan segera berlari meminta pertolongan kepada warga sekitar. 

Tim BPBD Kabupaten Probolinggo bersama relawan dan warga yang mendapat laporan langsung melakukan penyisiran. Tak berselang lama, Nafiza ditemukan sekitar 500 meter dari titik awal ia tenggelam dalam kondisi sudah tidak bernyawa. 

"Satu korban atas nama Nafiza sudah ditemukan meninggal dunia dan langsung dibawa ke Puskesmas Jabung. Jaraknya sekitar 500 meter dari titik awal kejadian," ujar Kepala BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Syarif. 

Hingga Minggu sore, tim gabungan masih berupaya keras mencari keberadaan Firza (10) yang hingga kini belum ditemukan. Medan sungai yang licin dan arus yang masih cukup deras menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan.

Pihak BPBD Kabupaten Probolinggo kini telah berkoordinasi dengan Tim Basarnas Jember untuk memperluas radius penyisiran. "Kami terus berupaya melakukan pencarian korban kedua dan sudah berkoordinasi dengan Basarnas Jember untuk bantuan personil guna penyisiran yang lebih luas," ujar Oemar Syarif. 

Warga diimbau untuk lebih waspada dan melarang anak-anak bermain di pinggiran sungai, terutama saat kondisi cuaca ekstrem dan arus sungai yang meningkat setelah hujan deras.

Original Article


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPR Sorot Rencana Impor Kendaraan Niaga Kopdes Merah Putih dari India: Belanja Pemerintah Harus Perkuat Lapangan Kerja!
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
BRI Super League: Kolaps di Tengah Laga Persijap Vs Persebaya, Rahmat Hidayat Didiagnosis Terkena Hipoglikemia dan Hipokalemia
• 3 jam lalubola.com
thumb
Menjadikan Mahasiswa Indonesia sebagai Warga Dunia
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Metro Community: Aktif Berolahraga saat Ramadan
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Harga Emas Antam Melesat Rp 72.000 dalam Sepekan, Galeri24 Naik Tipis Rp 3.000
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.