Impor Pikap 4x4 dari India Rp24,66 Triliun untuk Kopdes Merah Putih, Ini Penjelasan Agrinas

bisnis.com
9 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA-PT Agrinas Pangan Nusantara mengimpor 105.000 unit pikap 4x4 dan kendaraan niaga asal India senilai Rp24,66 triliun. Kendaraan yang diimpor itu akan mendukung pendistribusian pangan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.  

Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota mengatakan alasan utama kebijakan impor tersebut karena perseroan membutuhkan kendaraan niaga 4x4 untuk mendukung distribusi pangan dan hasil pertanian ke pelosok desa-desa dalam program Kopdes Merah Putih.

Di sisi lain, pabrikan dalam negeri saat ini juga belum ada yang memproduksi kendaraan 4x4. Pabrikan otomotif dalam negeri juga masih mengimpor secara utuh (completely built up/CBU) dari negara lain.

"Pertimbangan pertama adalah bahwa kami memesan mobil 4x4 yang memang tidak diproduksi di Indonesia. Selama ini, 4x4 merek apa pun itu kan full impor," ujar Joao kepada Bisnis, dikutip Sabtu (21/2/2026).

Pilihan Agrinas mengimpor utuh pikap 4x4 dari India juga karena pertimbangan harga. Agrinas mengeklaim mendapatkan harga yang  jauh lebih murah dari India, dibandingkan model 4x4 yang ada di pasar domestik saat ini.

Sebagai informasi, Indonesia saat ini menjalin perdagangan bebas multilateral dengan India melalui skema Asean–India Free Trade Area (AIFTA).

Baca Juga

  • Fuso Akui Sempat Ikut Tender Kendaraan Niaga oleh Agrinas, Berujung Impor dari India
  • Silang Pendapat Bos Agrinas dan Menperin Soal Impor 105.000 Pikap India
  • Agrinas Borong 105.000 Pikap dari India, Apa Kabar Mobnas Prabowo?

Perjanjian dagang ini mengatur penurunan hingga penghapusan tarif bea masuk atas sejumlah komoditas secara bertahap, serta mencakup kerja sama di sektor jasa dan investasi.

“Kedua, kami memesan dengan harga yang sangat kompetitif atau hampir 50% lebih murah dari kompetitornya. Dari sisi durability, power, dan fuel consumption, kendaraan ini sangat andal dan sangat bagus,” tuturnya.

Joao membenarkan total anggaran pembelian kendaraan dari India mencapai sekitar Rp24,66 triliun. Dia menjelaskan perseroan ingin mengedepankan prinsip value for money, agar harga yang dibayarkan sebanding dengan manfaat yang diterima.

Menurutnya, Agrinas kini menghadirkan produk alternatif yang diklaim lebih unggul dan siap bersaing dengan pabrikan lain.

Langkah ini disebut untuk memperluas pilihan masyarakat dengan harga lebih kompetitif dan kualitas lebih baik, serta dinilai sah dalam mekanisme pasar.

“Mengapa merek-merek tertentu yang selama ini menguasai pasar tidak mau memberikan harga yang kompetitif? Kami sudah melakukan penjajakan dengan mereka, tetapi selisih harganya antara Rp120 juta sampai Rp150 juta per unit,” katanya.

Dia mengatakan, selain kendaraan pikap, sejatinya Agrinas Pangan juga sudah memesan truk roda enam kepada sejumlah pabrikan yang ada di Indonesia seperti Mitsubishi Fuso hingga Hino.

Namun, terkendala ketersediaan stok dalam jumlah besar. Alhasil, perseroan juga mengimpor truk ringan merek Tata Motors asal India.

Jenis Kendaraan yang Diimpor

Secara terperinci, sebanyak 35.000 unit mobil pikap Scorpio dipasok oleh produsen otomotif Mahindra. Sementara itu, 70.000 unit lainnya disuplai oleh Tata Motors India, yang terdiri atas Yodha Pick Up dan truk Ultra T.7 masing-masing 35.000 unit.

Nantinya, satu Kopdes akan mendapatkan satu unit truk roda enam. Adapun, distribusi kendaraan sudah mulai disalurkan sejak Rabu (18/2/2026) di wilayah Jawa Timur, kemudian akan disalurkan bertahap ke berbagai daerah lainnya.

"Saat ini ada 1.207 Kopdes yang sudah 100% selesai dan sudah mulai didistribusikan. Kemudian ada 30.507 yang sedang dibangun. Kendaraan akan segera dikirim ke Kodim-Kodim, dan ketika selesai langsung dimobilisasi ke koperasi tersebut,” imbuhnya. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gunung Lewotolok di Lembata Meletus 39 Kali
• 2 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Menurut Google, Dua Tipe Startup AI Ini Bakal Sepi Peminat di Masa Depan
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Suporter Belanda Berbondong-bondong Puji Maarten Paes usai Bikin 7 Penyelamatan saat Debut dengan Ajax Amsterdam
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Di HUT KSPSI-Harpekindo, Kapolri Perkuat Sinergitas dan Dukung Hak Buruh
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
98 ribu guru ikuti uji pengetahuan PPG Batch 4 Kemenag
• 3 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.