Berbagi Sajian Buka Puasa, Raih Pahala Berlipat Ganda

republika.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di sepanjang Ramadhan ini, ada satu amalan yang sangat bernilai dan sayang bila terlewatkan. Itu adalah memberi makan kepada mereka yang berbuka puasa. Berbagi iftar adalah salah satu sunah Nabi Muhammad SAW.

Mereka yang melakukannya insya Allah akan mendapatkan berbagai keutamaan (fadhail). Di antaranya adalah memperoleh pahala puasa orang yang berbuka.

Baca Juga
  • Tadabbur Ramadhan (038) Ketika Masjid Sepi di Bulan yang Suci
  • Jaga Pola Makan, Jaga Kesehatan
  • Panduan Menggunakan Buy Now PayLater Indonesia dengan Aman Selama Ramadhan

Rasulullah SAW bersabda, "Siapa memberi makan (iftar) orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga” (HR Tirmidzi).

Hadis ini adalah anjuran dari Nabi SAW untuk memberi makanan ifthar kepada sesama. Bagi mereka yang merenungkan dan mengamalkannya, ini adalah sebuah langkah cerdas. Sebab, siapapun bisa meraih pahala Ramadhan tidak hanya sebulan penuh, entah itu 29 atau 30 hari. Ia dapat lebih banyak lagi pahala dengan jalan berbagi iftar kepada mereka yang shaum.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Sajian iftar pun dapat berupa apa saja, asalkan halal dan tentunya tidak membahayakan kesehatan. Sekurang-kurangnya, air putih. Atau, bisa pula ditambah dengan buah-buah yang berasa manis, seperti kurma. Lebih dari itu, tentu amat baik.

Keutamaan lainnya bagi mereka yang berbagi iftar ialah bahwa kelak dirinya diberi makanan surga. Ini berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW. Beliau bersabda, “Muslim manapun yang memberi pakaian Muslim lain yang tidak memiliki pakaian, niscaya Allah akan memberinya pakaian dari hijaunya surga. Muslim mana saja yang memberi makan Muslim lain yang kelaparan, niscaya Allah akan memberinya makanan dari buah-buahan di surga. Kemudian, Muslim mana saja yang memberi minum orang yang kehausan, niscaya Allah akan memberinya minuman ar-Rahiq al-Makhtum.” (HR Abu Daud dan Tirmidzi).

Orang yang seharian berpuasa dapat dikategorikan sebagai kelompok yang lapar. Karena itu, mereka yang berbagi iftar tentunya masuk ke dalam golongan yang dijanjikan kenikmatan surga Allah, sebagaimana dijelaskan dalam hadis di atas.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Pusat Data Republika
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Blunder Penjaga Gawang PSM Makassar Reza Arya saat Lawan Persija Disorot Asing, Sang Kiper Disejajarkan dengan Andre Onana
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
8 Daftar Negara yang Berikan Tunjangan Ibu Hamil
• 8 jam lalubeautynesia.id
thumb
Jam Layanan BPJS Kesehatan saat Ramadan 2026 Ada Penyesuaian, Simak Selengkapnya
• 14 jam lalubisnis.com
thumb
Prabowo Klaim Perjanjian Dagang dengan AS Menguntungkan
• 6 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Jembatan Terputus, Kepala Desa Sibio-bio Tapteng Sebut Seribuan Warganya Masih Terisolir
• 13 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.