Brimob Aniaya Pelajar hingga Tewas di Tual Maluku, Yusril: Sungguh di Luar Peri Kemanusiaan

liputan6.com
7 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra angkat bicara terkait meninggalnya Arianto Tawakal (14) yang diduga akibat dianiaya oleh anggota Brimob berinisial Bripka MS. Yusro mengaku prihatin dan menyesalkan peristiwa tersebut terjadi

"Saya pribadi maupun sebagai Menko Kumham Imipas yang juga menjadi anggota Komite Reformasi Polri sangat prihatin dan menyesalkan peristiwa ini terjadi. Saya menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Arianto Tawakal," kata Yusril dalam keterangan tertulis, Minggu (22/2/2026).

Advertisement

Menurut Yusril, tindakan itu di luar perikemanusiaan. Dia menegaskan polisi adalah aparat negara yang wajib melindungi setiap jiwa, bukan malah sebaliknya.

“Kalau ada oknum polisi menganiaya seseorang, apalagi tergolong anak yang bukan diduga melakukan kesalahan, maka tindakan itu sungguh-sungguh di luar perikemanusiaan,” ucap dia.

Yusril menyebut pelaku penganiayaan yang menyebabkan orang meninggal harus ditindak tegas. Pertama, dibawa ke sidang etik dengan ancaman pemecatan. Kedua, diadili di pengadilan pidana.

“Pada prinsipnya, di negara hukum ini, tidak ada orang yang kebal hukum. Aparat penegak hukum pun wajib dihukum jika melanggar hukum,” ucap dia.

Dia juga mengapresiasi langkah Polda Maluku dan Mabes Polri yang cepat merespon atas kasus di Tual, Maluku Tenggara.

Dia mengatakan, secara struktural Mabes Polri telah menyampaikan permohonan maaf. Tak hanya itu, Polres Maluku Tenggara pun disebut sigap menetapkan Bripka MS sebagai tersangka.

Yusril menambahkan, Komite Percepatan Reformasi Polri yang ia ikuti terus membahas pembenahan institusi. Isu yang dibahas mulai dari pola rekrutmen, pendidikan, disiplin, hingga pengawasan.

“Komite kini tinggal memfinalisasi laporan akhir pokok-pokok pikiran reformasi Polri untuk disampaikan kepada Presiden,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Suasana Jelang Buka Puasa di Senayan Park Jakarta, Antusias Warga Cari Menu Berbuka
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump dan Picu Babak Baru Perang Dagang Global
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Uji 6G Samsung Capai 3Gbps di 7GHz, Sinyal Awal Era Internet Supercepat
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
MKD Sahkan Ahmad Sahroni Kembali Jadi Pimpinan Komisi III DPR: Tak Ada Pelanggaran Prosedur
• 10 jam lalusuara.com
thumb
Jadwal Imsakiyah Hari Ini di Bandung: 22 Februari 2026, Bangun Sahur Untuk Keberkahan
• 20 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.