PALOPO (Realita)- Tawuran antar pemuda pecah di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 21.30 Wita
Bentrokan melibatkan pemuda dari Desa Tanarigella, Desa Barowa, dan Padang Kalua di perempatan traffic light Bua, Jalan Poros Makassar–Palopo, Desa Tanarigella.
Baca juga: Manajemen Ibiza Club Datangi Keluarga Korban Penganiayaan, Sampaikan Permintaan Maaf
Camat Bua, Jakashadly, mengatakan bentrok dipicu konflik lama antar kelompok pemuda di tiga desa tersebut.
Menurutnya, persoalan yang melatarbelakangi pertikaian sudah berlangsung cukup lama dan sulit ditelusuri kembali akar awalnya.
Baca juga: Polisi Ungkap Pelaku Tawuran Antar Geng di Depok yang Lukai Korban dengan Sajam, Ini Motifnya
Akibat kejadian itu, seorang pengendara sepeda motor menjadi korban pembusuran.
Anak panah tertancap di bagian belakang kiri tubuh korban saat melintas di sekitar Alfamart Tanarigella. Korban yang diketahui bernama Idris (33), warga Jalan Idris Kambau, Kelurahan Takkalala, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo, langsung dilarikan ke Rumah Sakit Palopo untuk mendapatkan perawatan.
Baca juga: Dua Remaja Terluka Parah dalam Aksi Tawuran di Depok, Polisi Dalami Motifnya
Kapolsek Bua, AKP Catur, menyebutkan pihaknya mengerahkan 13 personel Polsek bersama 16 personel Brimob Batalyon D Pelopor untuk mengamankan lokasi pascakejadian. Aparat juga dibantu unsur kecamatan guna mencegah bentrok susulan.
Polisi masih menyelidiki pelaku pembusuran tersebut. Berdasarkan catatan kepolisian, wilayah perbatasan Palopo–Luwu dalam beberapa tahun terakhir kerap menjadi titik rawan tawuran, mulai dari aksi premanisme dan teror busur pada 2024, bentrok antarwarga pada 2025, hingga meningkatnya aksi anarkis pada awal 2026, termasuk pelemparan bom molotov ke rumah Kepala Desa Padang Kalua.ha
Editor : Redaksi





