Pacific rekrut Xavier Cannefax untuk gantikan Miguel Miranda

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Pacific Caesar Surabaya merekrut mantan pemain Bali United Basketball, Xavier Cannefax, sebagai pengganti Miguel Miranda yang dilepas karena mengalami cedera torn hamstring hingga pertengahan musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026.

Laman IBL, Minggu, menyatakan manajemen tim berjuluk Laskar Kenjeran itu bergerak cepat setelah Miranda dipastikan harus menepi dalam waktu lama akibat cedera otot paha belakang.

Kehadiran Cannefax diharapkan mampu menutup kekosongan peran penting di sektor guard, sekaligus menjaga daya saing tim di liga.

Baca juga: Franca versus Majok, duel kunci saat Hawks kontra Rajawali

Sebab, hingga pekan ketujuh IBL musim ini, tim asuhan Andika Supriyadi atau yang kerap disapa Coach Bedu itu, menjadi satu-satunya klub yang belum pernah menang, alias memiliki rekor laga 0-10 (menang-kalah).

Cannefax bukan nama baru bagi pencinta IBL. Pebasket asal Amerika Serikat (AS) itu sebelumnya memperkuat Bali United selama dua musim, yakni edisi 2024 dan 2025.

Pada musim terakhirnya bersama Bali United, dia bahkan dipercaya mengemban tugas sebagai kapten tim karena dinilai memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat di lapangan.

Secara statistik, kontribusi guard itu terbilang konsisten.

Pada musim reguler 2024, dia membukukan rata-rata 19,6 poin per laga (ppg), 3,4 rebound per laga (ppg), 4,8 assist per laga (apg), dan 1,3 steal per laga (spg) dalam 25 pertandingan.

Sementara pada musim 2025, dia mencatatkan 19,2 ppg, 4,4 rpg, 4,2 apg, dan 1,1 spg dari 23 laga.

Selama dua musim berkiprah di IBL, Cannefax delapan kali menorehkan 30 poin atau lebih dalam satu pertandingan.

Baca juga: Archibald versus Branch, penentu big match di pekan ketujuh IBL 2026

Menariknya, catatan tertingginya adalah 37 poin saat Bali United menghadapi Pacific Caesar Surabaya dalam laga yang berakhir dengan skor 99-107. Meski pun kalah, penampilan dia menjadi sorotan dalam laga tersebut.

Produktivitas tersebut menjadi modal penting bagi Pacific yang membutuhkan sosok guard dengan kemampuan dribble bola mumpuni, sekaligus naluri mencetak angka.

Kehadiran Cannefax diharapkan dapat memberikan variasi serangan serta membantu distribusi bola agar permainan tim lebih efektif.

Meski demikian, Pacific juga perlu memastikan Cannefax mampu menjaga stabilitas emosi di lapangan.

Pada musim lalu, dia sempat menerima sanksi skorsing tiga pertandingan akibat pelanggaran keras.

Manajemen dan tim pelatih berharap dapat mengoptimalkan potensi pemain asing itu, baik sebagai pengatur serangan maupun eksekutor, demi menjaga konsistensi performa tim sepanjang musim.

Melalui pengalaman dan kualitas yang dimiliki, Cannefax diharapkan dapat segera beradaptasi dan memberikan kontribusi nyata bagi Pacific dalam perburuan kemenangan dalam IBL 2026.

Baca juga: Pacific putus kontrak Miguel Miranda akibat cedera hamstring


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Banjir Rendam Ratusan Rumah di Karawang dan Bekasi
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prediksi Persib Vs Persita di BRI Super League: Misi Pembalasan Maung Bandung
• 18 jam lalubola.com
thumb
Majelis Kaum Betawi Dorong Anak Muda Bersatu dan Digitalisasi untuk Kebangkitan Budaya
• 23 jam lalurctiplus.com
thumb
Lowongan Kerja RS JIH Solo 2026 untuk Staf Customer Service, Simak Syarat dan Cara Daftarnya
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
5 Rutinitas Pagi saat Ramadan yang Bikin Hari Lebih Produktif dan Mood Stabil
• 12 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.