Palangka Raya, ERANASIONAL.COM – Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Jalan Mendawai Induk (Komplek Sosial), Gang Rawa, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Sabtu (21/2/2026) sore kemarin. Peristiwa ini terjadi saat warga tengah bersiap menyambut waktu berbuka puasa.
Api dengan cepat membesar lantaran sebagian besar bangunan merupakan rumah panggung berbahan kayu. Tiupan angin kencang turut memperparah kondisi sehingga kobaran api dengan mudah merambat ke bangunan lain di sekitarnya.
Sulitnya akses menuju lokasi kebakaran serta banyaknya warga yang menyaksikan kejadian sempat menghambat proses pemadaman. Petugas pemadam kebakaran bersama warga berjibaku menjinakkan api dengan menarik selang dalam jarak cukup jauh dan memanfaatkan sumber air dari sungai di sekitar lokasi.
Petugas Pemadam Kebakaran Palangka Raya, Sucipto, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga pada sore hari dan langsung mengerahkan puluhan unit mobil pemadam ke lokasi kejadian.
“Kami menerima laporan dari warga dan segera menuju lokasi. Puluhan unit dikerahkan untuk memadamkan api. Titik api diduga berasal dari salah satu rumah warga, namun penyebab pastinya masih dalam penyelidikan,” ujarnya.
Setelah berjibaku selama beberapa waktu, api akhirnya berhasil dikendalikan. Sedikitnya sepuluh unit rumah dan bangunan barak dilaporkan hangus terbakar. Kerugian materi akibat peristiwa ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Namun, satu orang warga mengalami luka bakar dan telah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
Korban luka bakar, Suriansyah, mengaku terluka saat berupaya menyelamatkan anaknya yang ia kira masih terjebak di dalam rumah.
“Saat itu api sudah membesar. Saya mengira anak saya yang kecil masih di dalam rumah. Ternyata ketika saya masuk, anak saya sudah dievakuasi warga,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua RT setempat, Muryadi, menyebut puluhan warga terdampak terpaksa mengungsi dan untuk sementara ditampung di posko darurat.
“Kami sudah mendirikan posko sementara bagi warga yang rumahnya terbakar. Bantuan juga mulai berdatangan dari berbagai pihak,” katanya.
Salah satu korban lainnya, Nadila, hanya bisa pasrah menyaksikan rumahnya dilalap api.
“Tidak banyak yang bisa kami selamatkan. Api cepat sekali membesar,” ucapnya.
Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
Reporter: Zailani





