Gegara Ketidapastian Tarif, Begini Nasib Harga Bitcoin (BTC) Hari Ini (23/2)

wartaekonomi.co.id
8 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Harga bitcoin kembali kehilangan momentum pada perdagangan pagi hari di Senin (23/2). Berdasarkan data Coinmarketcap,  aset kripto terbesar dunia itu turun dan diperdagangkan di US$67.000.

Pelemahan harga bitcoin  terjadi seiring kembali mencuatnya ketidakpastian perdagangan global akibat tarik-ulur kebijakan tarif dari Amerika Serikat (AS). Hal tersebut membuat investor menahan diri dari aset berisiko seperti bitcoin.

Baca Juga: Bitcoin (BTC) Dinilai Sangat Tak Berguna: Tidak Punya Manfaat Nyata Seperti AI

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump baru-baru ini memutuskan menaikkan tarif impor global menjadi 15%. Padahal Supreme Court of the United States sebelumnya memutuskan bahwa kebijakan tarif darurat yang diterapkannya tidak sah secara hukum.

Putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat sempat dipandang pasar sebagai pembatas kemampuan sang presiden untuk menerapkan tarif luas. Namun Trump alih-alih melonggarkan kebijakan, justru menaikkan tarif global dan menjaga tekanan terhadap mitra dagangnya meski landasan hukumnya masih diperdebatkan.

Beragam respons muncul dari sejumlah pihak mulai dari rasa lega hingga kekhawatiran akan ketidapastian nasib terkait kerja sama seputar tarif yang telah dicapai negara mitra dengan Amerika Serikat (AS).

China salah satunya merespons kebijakan tarif terbaru ini dengan membalas rivalnya dengan menerapkan kebijakan tarif sebesar 15%. Kebijakan ini berlaku dalam kerangka waktu seratus lima puluh hari, menciptakan kombinasi eskalasi dan ketidakjelasan arah kebijakan perdagangan global.

Kondisi tersebut membuat pasar keuangan global cenderung berhati-hati. Ketidakpastian yang berlarut-larut umumnya menekan selera risiko investor, termasuk terhadap aset digital seperti bitcoin.

Baca Juga: Yakin Bullish, Begini Prediksi Anak Trump Soal Harga Bitcoin (BTC)

Investor tengah waspada karena selama kebijakan tarif belum menemukan kepastian, pergerakan bitcoin masih akan sangat bergantung pada sentimen makro global.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Update Terbaru Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina, Shell, BP dan Vivo per Senin, 23 Februari 2026
• 2 jam lalunarasi.tv
thumb
ART dengan AS, Malaysia dan RI Kawal Ketat Standar Halal
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
3 Tahap Seleksi DANCOW Indonesia Cerdas 2025: Dari Perjuangan di Tiap Kota hingga Melesat ke Grand Final Nasional
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
BI Gaspol Tambah Kuota Tukar Uang Baru! Ramadan Belum Datang, Antrean Sudah Membludak
• 31 menit lalutvonenews.com
thumb
Purbaya: Defisit APBN Rp54,6 Triliun, Fiskal Tetap Terkendali
• 36 menit lalueranasional.com
Berhasil disimpan.