Pria Bersenjata Terobos Rumah Trump, Bawa Jerigen Bahan Bakar

cnbcindonesia.com
14 jam lalu
Cover Berita
Foto: REUTERS/Jonathan Ernst

Jakarta, CNBC Indonesia - Layanan pengamanan presiden Amerika Serikat (AS) atau Secret Service mengumumkan pada Minggu (22/2/2026) pagi bahwa seorang pria bersenjata telah ditembak mati setelah memasuki perimeter aman Mar-a-Lago. Lokasi tersebut merupakan kediaman pribadi sekaligus klub eksklusif milik Donald Trump yang terletak di Palm Beach, Florida.

Meskipun Presiden AS sering menghabiskan akhir pekan di resor tepi laut tersebut, ia sedang berada di Gedung Putih di Washington saat insiden ini terjadi. Begitu pula dengan Ibu Negara Melania Trump yang dilaporkan tidak berada di lokasi kejadian.

Identitas pria yang ditembak tersebut hingga kini belum dirilis ke publik. Menurut keterangan resmi Secret Service, pria itu terpantau berada di gerbang utara properti Mar-a-Lago dengan membawa benda yang terlihat seperti senapan mesin jenis shotgun dan sebuah jeriken bahan bakar.


Penyidik mengungkapkan bahwa tersangka merupakan seorang pemuda berusia awal 20-an yang berasal dari North Carolina. Pihak keluarga juga telah melaporkan bahwa pemuda tersebut sempat dinyatakan hilang sejak beberapa hari yang lalu.

Juru bicara Secret Service, Anthony Guglielmi, menyatakan bahwa penyidik meyakini pria tersebut meninggalkan North Carolina dan menuju ke arah selatan. Dalam perjalanan tersebut, ia diduga mengambil atau membeli sebuah senapan shotgun.

"Kotak dari senjata api tersebut ditemukan di dalam kendaraannya," ujar Guglielmi dikutip Guardian.

Baca: Arab Saudi Ngamuk Dubes AS Sebut Israel Berhak atas Timur Tengah

Pria tersebut nekat menerobos gerbang utara Mar-a-Lago saat sebuah kendaraan lain sedang keluar dari area properti. Di saat itulah, ia langsung dikonfrontasi oleh agen Secret Service dan akhirnya ditembak hingga tewas di tempat.

Saat ini, tim penyidik sedang bekerja keras untuk menyusun profil psikologis pelaku guna mengungkap motif di balik aksi nekat tersebut. Langkah ini diambil untuk memahami latar belakang serangan yang menargetkan properti milik orang nomor satu di AS itu.

Lembaga federal tersebut menambahkan bahwa pelaku ditembak oleh agen Secret Service dan seorang deputi sheriff wilayah Palm Beach. Insiden penembakan ini dilaporkan terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.30 waktu setempat.

Peristiwa ini menambah daftar panjang ancaman keamanan terhadap Trump. Pada Juli 2024, Trump sempat terluka dalam upaya pembunuhan saat berpidato di kampanye Butler, Pennsylvania, di mana sebuah peluru menyerempet telinganya dan menewaskan beberapa penonton.

Kemudian pada 15 September di tahun yang sama, seorang pria dengan senapan ditangkap setelah menunggu di dekat lapangan golf Trump di West Palm Beach. Pria tersebut, yang terlihat mengarahkan senjata melalui pagar perimeter, telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup pada awal bulan ini.

Baca: Bukan Iran, Trump Ngaku Serangan Darat AS Diarahkan ke Sini

(tps/tps)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Terburuk Dalam Sejarah, Penembakan Massal di Sekolah Kanada

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ban Overheat dan Motor Ga Mau Belok, Ada Apa dengan Yamaha V4 di MotoGP?
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
Pendaki 16 Tahun Alami Hipotermia di Gunung Abang Bali, Tim SAR Lakukan Evakuasi
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
IHSG Dibuka Menguat 0,86 Persen ke 8.342, Sebanyak 349 Saham Hijau
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
2 Bus Transjakarta Tabrakan di Jalan Layang Cipulir, Penumpang Luka dan Perjalanan Terganggu
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Arsenal Menang Derbi London Utara Usai Kalahkan Tottenham 4-1
• 9 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.