Harga Emas Dunia Diproyeksi Menguat Pekan Ini

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Harga emas dunia naik lebih dari 2 persen pada Jumat (20/2/2026) lalu.

Harga Emas Dunia Diproyeksi Menguat Pekan Ini. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Harga emas dunia naik lebih dari 2 persen pada Jumat (20/2/2026) lalu, didorong data produk domestik bruto (PDB) Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah dari perkiraan.

Sementara investor mencerna pengumuman Presiden AS Donald Trump soal tarif global baru setelah putusan Mahkamah Agung (MA) AS terkait kebijakan tarif.

Baca Juga:
Petani Sayuran di Sejumlah Sentra Produksi Siap Jaga Pasokan Selama Ramadan dan Lebaran

Emas spot melesat 2,24 persen menjadi USD5.108,25 per troy ons. Dalam sepekan, harga logam mulia ini naik 1,30 persen.

“Sulit membayangkan presiden begitu saja mengakhiri langkahnya; ia akan mencoba memberlakukan kembali tarif melalui dasar hukum lain yang dapat memicu volatilitas,” ujar trader logam independen, Tai Wong, dikutip dari Reuters.

Baca Juga:
Pendapatan Moncer, Astra Agro (AALI) Raup Laba Rp1,47 Triliun di 2025

Wong menambahkan, ketidakpastian jangka menengah tidak akan menghalangi pelaku pasar yang bullish terhadap emas.

Proyeksi Sepekan

Baca Juga:
BI Tambah Kuota dan Perpanjang Jadwal Penukaran Uang Tahap Kedua

Survei Emas Mingguan Kitco News terbaru menunjukkan sentimen bullish kembali membanjiri pelaku pasar Wall Street, sementara investor ritel di Main Street tetap mempertahankan mayoritas bullish moderat untuk pekan ketiga berturut-turut.

“Saya netral terhadap emas untuk sepekan depan,” kata Colin Cieszynski, Kepala Strategi Pasar di SIA Wealth Management.

Ia menambahkan, “Secara teknikal, setelah reli besar, harga terlihat berkonsolidasi di sekitar USD5.000.”

“Dengan tidak adanya perubahan fundamental signifikan di pasar emas yang bisa menjelaskan koreksi yang kita lihat, jelas bahwa ini hanya koreksi jangka pendek. Itu sehat, dan tren kenaikan harga diperkirakan berlanjut dalam waktu dekat,” ujar Presiden dan COO Asset Strategies International, Rich Checkan.

John Weyer, Direktur Divisi Lindung Nilai Komersial di Walsh Trading, mengatakan kepada Kitco News bahwa pergerakan harga emas setelah putusan MA terkait tarif menunjukkan bahwa logam mulia ini masih memiliki banyak pendorong bullish, meskipun tampak kehilangan salah satu katalisnya.

Pekan ini, 13 analis berpartisipasi dalam Survei Emas Kitco News, dengan para pelaku pasar Wall Street kembali menunjukkan dominasi bullish, meski dengan keyakinan yang sedikit lebih hati-hati setelah reli kuat emas.

Sebanyak sembilan analis, atau 69 persen, memperkirakan harga emas menembus secara meyakinkan di atas USD5.100 pada pekan ini, sementara hanya satu analis, atau 8 persen, memprediksi penurunan harga.

Tiga analis lainnya, atau 23 persen, menilai risiko dalam jangka pendek relatif seimbang.

Sementara itu, sebanyak 298 suara masuk dalam jajak pendapat daring Kitco, dengan sentimen investor ritel tetap stabil untuk pekan ketiga berturut-turut.

Sebanyak 189 trader ritel, atau 63 persen, memperkirakan harga emas naik pada pekan ini, sementara 53 responden, atau 18 persen, memprediksi logam kuning itu melemah. Sisanya

56 investor, atau 19 persen, memperkirakan harga bergerak mendatar dalam sepekan ke depan.

Pekan ini relatif sepi dari rilis data ekonomi utama, namun pasar tetap menanti data kepercayaan konsumen dan inflasi harga produsen.

Pelaku pasar juga mencermati pidato kenegaraan Presiden AS Donald Trump untuk menangkap sinyal arah kebijakan selanjutnya.

Pasar China yang kembali buka setelah libur Tahun Baru selama sepekan juga diperkirakan menambah momentum baru bagi pergerakan emas.

Pada Selasa pagi, pelaku pasar menantikan rilis Kepercayaan Konsumen AS untuk Februari, dengan pidato kenegaraan Presiden Trump dijadwalkan berlangsung pada malam harinya.

Kemudian pada Kamis, klaim pengangguran mingguan menjadi satu-satunya indikator ketenagakerjaan pekan ini, sebelum ditutup dengan rilis Indeks Harga Produsen (PPI) Februari pada Jumat pagi. (Aldo Fernando)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Klasemen Proliga 2026 Putri: Jakarta Livin Mandiri Gusur Popsivo, Persaingan Menuju Final Four Makin Panas!
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Persaingan Panas di Zona Degradasi BRI Super League 2025/2026: Siapa Bisa Hindari Turun Kasta?
• 20 jam lalubola.com
thumb
Harga Emas Antam Rp3 Juta/Gram hingga 2,2 Juta Tiket Kereta Lebaran 2026 Masih Tersedia
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gubernur Sulsel Buka Ramadhan Leadership Camp di Asrama Haji Makassar
• 17 jam laluterkini.id
thumb
Hasil, Klasemen, dan Top Skor Liga Italia: AC Milan dan Napoli Kalah, Inter Milan Nyaman di Takhtanya, AS Roma Bidik Posisi 2
• 4 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.