Insanul Fahmi mengaku ingin bisa leluasa bertemu dengan putranya, Afnan. Meski Wardatina Mawa selama ini masih memberikan akses untuk bertemu sang anak, Insanul merasa bahwa waktu yang diberikan terlalu singkat.
Insanul mengaku tak bisa untuk menghabiskan waktu bersama anak sematawayangnya karena waktu yang dibatasi oleh sang istri.
"Pengin ketemu dia (anak), pengin main-main, tapi dibatasi. Kayak kemarin sebenarnya sempat ketemu sekali tapi cuma 20 menit aja," ujar Insanul Fahmi kepada wartawan di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
"Aku pengin ada waktu quality time kayak gitu. Karena dia kemarin pas ketemu langsung peluk aku erat gitu kan, peluk kuat kayak pengin main-main, pengin bareng-bareng gitu sama aku," sambungnya.
Insanul mengaku bahwa ia selalu berusaha agar bisa bertemu dan berkomunikasi dengan sang anak. Namun, aturan yang dibuat Mawa membuatnya merasa sulit untuk main bersama anak.
Pria yang diam-diam menikah siri dengan Inara Rusli tanpa seizin istri pertamanya itu pun hanya bisa pasrah dengan sikap Mawa.
"Satu sisi aku ikhtiar, satu sisi ikhlas jadi enggak mau terlalu berharap sama manusia kan. Ya sudah yang penting berikhtiar sambil, ya, coba berpasrah saja," ucap Insanul.
Ingin Lapor Komnas PAInsanul Fahmi kini mengatakan bahwa ia akan mencoba langkah lain bersama kuasa hukumnya, yaitu dengan membawa masalah ini ke Komnas PA.
"Makanya dalam beberapa waktu ini kalau misalnya memang masih belum ada respons buat ketemu anak, kayaknya aku sama Bang Tomi pengin ke Komnas," ungkap Insanul Fahmi.
Insanul merasa mengadu ke Komnas PA adalah langkah terakhir yang akan ia tempuh. Karena, sejak pertama Insanul mengaku tak mau ribut soal anak dengan Mawa.
"Kalau misalnya kita laporin ke Komnas ini jadi makin panjang, ya, apalagi bulan puasa pengin damai. Kita masih berharap kalau bisa dijalankan dengan cara yang persuasif sebenarnya, ya, buat apa pakai kayak gitu-gitu gitu," pungkasnya.




