Terungkap! Puasa Ternyata Bisa Turunkan Risiko Penyakit Jantung, Tapi Dokter Tirta Wanti-wanti Jangan Kalap Makan Ini

grid.id
1 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Bukan hanya bernilai ibadah, ternyata puasa juga memberikan banyak manfaat untuk kesehatan. Salah satu manfaat kesehatan bagi tubuh adalah menurunkan risiko penyakit jantung.

Bulan puasa bukan cuma jadi momen untuk meningkatkan ibadah, tapi ternyata juga bawa segudang manfaat luar biasa buat kesehatan tubuh kita, loh. Salah satu yang paling disorot adalah manfaat puasa bagi jantung dan sistem kardiovaskular.

dr. Tirta Mandira Hudhi atau akrab disapa Dokter Tirta, dokter sekaligus influencer kesehatan yang dikenal blak-blakan ini, ikut membongkar fakta medis di balik rutinitas puasa. Ia menjelaskan bahwa puasa sebenarnya adalah momen "bersih-bersih" bagi tubuh kita.

"Puasa itu kalau di kategori medis atau gym itu kaya fase cutting," kata Dokter Tirta dalam tayangan YouTube Tirta PengPengPeng yang Grid.ID kutip, Senin (23/2/2026).

Menurutnya, saat kita berpuasa dan tidak ada asupan makanan seharian, tubuh kehilangan pasokan gula sementara. Sebagai gantinya, tubuh akan pintar-pintar mencari sumber energi cadangan.

"Karena kita nggak ada gula pada waktu puasa, akhirnya kadar lemak di dalam tubuh akan terkontrol. Yang digunakan sebagai bahan bakar energi adalah lemak, bukan gula," jelasnya.

Karena lemak di tubuh terus dibakar menjadi energi, maka dampaknya akan positif. Kadar kolesterol total di dalam tubuh bakal drop alias menurun.

"Kalau (lemak) terkontrol, berarti kadar kolesterol terkontrol. Karena kadar kolesterolnya akan rendah, maka risiko penyakit kardiovaskular akan turun. Jadi banyak manfaat dari menjalankan ibadah puasa secara medis," tambah dr. Tirta.

Namun yang perlu diingat, manfaat luar biasa puasa untuk jantung dan kolesterol ini cuma berlaku kalau asupan makannya benar.

Dokter Tirta pum memberikan peringatan keras melalui kisah lucu tentang seorang temannya. Diceritakan, saat bedug magrib berkumandang, temannya itu langsung kalap memakan segala jenis hidangan. Mulai dari tempe mendoan, bala-bala (bakwan), hingga es buah disikat habis dalam sekejap.

Saat ditegur karena porsi makannya yang brutal, temannya tersebut malah menjawab santai.

 

"Nggak apalah bos, hidup sehat terus, kali-kali (curang) nih," tutur Dokter Tirta.

Bukannya makin sehat, di hari kelima puasa, si bapak malah tumbang terkena serangan asam urat.

Oleh karena itu, mulai sekarang, yuk atur pola makan saat sahur dan berbuka. Hindari kalap makan gorengan dan perbanyak asupan gizi seimbang supaya jantung tetap sehat, kolesterol aman, dan ibadah puasa lancar sampai hari kemenangan.(*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kejutan dari Kylie Jenner Bikin Timothee Chalamet Speechless
• 20 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Tanda Kamu Dikelilingi Orang yang Benar-Benar Baik Hati
• 21 jam lalubeautynesia.id
thumb
Kasus Kematian Bintara Muda Briptu DP: Duka, Dugaan Kekerasan Senior, dan Atensi Polda Sulsel
• 19 jam laluharianfajar
thumb
Kronologi Anak 14 Tahun di Maluku Tewas Diduga Dipukul Anggota Brimob
• 1 jam lalubeautynesia.id
thumb
Mohon Bersabar, Insentif RT & RW di Jakarta Belum Bisa Cair
• 21 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.