Kalau bisa dibilang, Ioniq 5 N adalah sosok supercar listrik yang berada di tubuh sebuah hatchback. Mengingat tenaganya saja bisa mencapai 650 PS sedangkan torsinya mencapai 770 Newton meter. Di mana tenaga dan torsi sebesar ini biasanya hanya dimiliki oleh mobil dengan kapasitas mesin di atas 3.000 cc dengan konfigurasi mesin njelimet.
Tak heran kiranya jika mobil ini sanggup mencapai 100 km per jam hanya dalam tempo 3,4 detik dari titik diam. Tentunya ini didukung dengan penempatan dual motor listrik yang ada di depan dan di belakang.
Performa Mumpuni Saat melakukan pengetesan di Sirkuit Mandalika beberapa waktu lalu, mobil ini punya performa yang cukup baik. Namun Sobat harus mengikuti serangkaian aktivasi sistem sebagai syarat untuk membuat tenaganya optimal ketika diajak bermanuver di sirkuit. Misalnya penggunaan fitur N Grin Boost, lalu Battery Pre-Conditioning dan lain sebagainya. Baca Juga:
Cari Mobil Murah untuk Mudik, Cek Harga Daihatsu Xenia Bekas
Tenaga sebesar 650 PS dan torsi 770 Nm ini pun didukung oleh dual motor listrik yang terdapat di depan dan belakang. Disokong oleh baterai dengan kapasitas besar yaitu 84 kWh yang merupakan generasi terbaru dari Hyundai.
Lantaran punya fitur lengkap untuk versi N seperti N Grin Boost (NGB) yang meningkatkan tenaga maksimal selama 10 detik, lalu N Drift Optimizer yang membantu mempertahankan sudut drift hingga N Torque Distribution yang mengatur torsi depan-belakang, tentu membuat mobil ini sempurna di race track.
Belum lagi dengan dukungan N Active Sound + & N e-shift yang mensimulasikan suara mesin dan perpindahan gigi mobil bensin, bikin feeling berkendara layaknya mobil balap berbahan bakar. Tentu sensasinya juga menempel di situ.
Meski putaran dan torsinya sangat galak, namun kecepatan maksimal dibatasi hingga 260 km per jam saja. Mengingat mobil ini masih menggunakan bentuk dan dimensi bodi yang masih lebih tinggi dibandingkan supercar lainnya. Baca Juga:
Simak, Skema Kredit Mobil Listrik Suzuki e Vitara
Lantaran lebih rendah 15 mm dan lebih lebar dari Ioniq 5 reguler, tentu semua hal mobil tersebut juga ikut berubah. Termasuk gaya berkendara hingga posisi duduk yang didukung dengan jok bucket (jok balap). Sehingga pengaturannya dibuat manual.
Mobil ini memang mobil balap, namun untuk digunakan sebagai mobil harian juga tidak buruk. Lantaran konsumsi energinya tetap bisa diatur ke mode berkendara Eco. Hanya saja untuk urusan kenyamanan di kaki-kaki, tentu lebih terasa keras dibandingkan versi regulernya.
Kesimpulan Dengan harga nyaris menyentuh angka Rp1,4 miliar, tentu mobil ini sangat disarankan buat Sobat yang ingin merasakan sensasi supercar di mobil listrik. Mengingat semua fitur yang dibenamkan bisa mendukung aktivitas di jalan raya maupun di sirkuit balap. Gimana?
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)





