Komandan Brimob Minta Maaf Bripka MS Aniaya Pelajar hingga Tewas di Maluku

okezone.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Komandan Korps Brimob Polri Komjen Ramdani Hidayat terkait aksi penganiayaan yang dilakukan anggota Brimob Polda Maluku Bripka Masias Siahaya (MS) terhadap seorang siswa berinisial AT (14) hingga tewas. Ia meminta maaf atas peristiwa tersebut.

1. Komandan Brimob Minta Maaf

“Kami atas nama pribadi dan pimpinan Korps Brimob menghaturkan permohonan maaf atas kejadian tersebut dan menghaturkan duka yang mendalam kepada keluarga almarhum Arianto Tawakkal, semoga diterima disisi Allah SWT, diampuni dosa-dosanya dan keluarga yang ditinggalkan selalu diberikan kesabaran dan keikhlasan,” kata Ramdani saat dihubungi wartawan, Senin (23/2/2026).

Ramdani mengatakan, kasus pidana tersebut kini telah ditarik dan ditangani Polda Maluku agar proses berjalan lebih cepat serta transparan. Ia menegaskan pihaknya tak menoleransi pelanggaran yang dilakukan anggota.

Baca Juga :
Kapolri Instruksikan Oknum Brimob di Maluku Dihukum Berat, Beri Rasa Keadilan ke Korban

“Kita tidak mentolelir pelanggaran anggota. Proses hukum dan sanksi yang tegas dan keras sudah tepat,” ujarnya.

Dia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi terhadap setiap tugas yang dilakukan anggota. Ini termasuk soal penggunaan kekuataan oleh anggota.

“Kita terus laksanakan evaluasi setiap kegiatan berupa jukrah (petunjuk dan arahan), penggunaan kekuatan serta perlengkapan dalam rangka pelayanan terhadap masyarakat,” ucapnya.

Baca Juga :
Sidang Etik Anggota Brimob Bripda Masias Penganiaya Pelajar hingga Tewas Digelar Hari Ini

Sebelumnya, Anggota Brimob Polda Maluku Bripka Masias Siahaya (MS) diduga menganiaya siswa Mts berinisial AT (14) hingga tewas ditetapkan sebagai tersangka. Penganiayaan tersebut terjadi di sekitar Jalan Marren, Kota Tual.
 

(Erha Aprili Ramadhoni)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menepi Demi Keluarga, Cut Tari Kini Siap Aktif Lagi di Dunia Entertainment
• 16 jam lalueranasional.com
thumb
Gempa Dangkal Magnitudo 2,7 Guncang Buton, BMKG Sebut Akibat Aktivitas Sesar Aktif
• 6 jam lalupantau.com
thumb
Tindakan LPDP ke Suami dari Alumni yang Bikin Konten Bangga Anak Jadi WNA
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Cuaca 23 Februari 2026: Jakarta Diguyur Hujan Seharian, Kepulauan Seribu Berpotensi Petir
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Prospek Bukit Asam (PTBA) di Tengah Dua Katalis, Intip Proyeksi dan Target Saham
• 6 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.