jpnn.com, SUMATERA SELATAN - Polda Sumatera Selatan menggelar tes urine mendadak bagi seluruh jajarannya di lantai 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Senin (23/2).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan integritas personel dan menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap penyalahgunaan narkotika di lingkungan kepolisian.
BACA JUGA: BP3MI Ungkap Kronologi Penyelundupan 15 Warga Sumsel ke Kamboja
Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho memimpin langsung jalannya pemeriksaan yang diikuti oleh Wakapolda, serta jajaran pejabat utama (PJU) hingga personel staf.
Pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Wakapolri dalam video conference (Vicon) Analisa dan Evaluasi Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat yang digelar pada hari yang sama Irjen Pol Sandi Nugroho dan para PJU menjadi pihak pertama menjalani tes urine sebelum diikuti oleh seluruh anggota lainnya.
BACA JUGA: INDODAX Hadirkan Program CSR Ramadan di Jabodetabek
Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium di lokasi, seluruh personel yang diperiksa dinyatakan negatif mengonsumsi narkoba.
Kabid Humas Polda Sumsel Nandang Mu'min Wijaya menegaskan bahwa pengecekan ini adalah langkah konkret, bukan sekadar seremonial.
BACA JUGA: Permintaan Sayuran Meningkat, Petani Siap Jaga Pasokan Selama Puasa & Lebaran
"Dengan adanya kegiatan tes urine ini Polda Sumsel berkomitmen menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap penyalahgunaan narkoba oleh anggota Polri," ungkap Nandang.
Kata Nandang bahwa pembersihan internal merupakan fondasi utama sebelum melakukan penegakan hukum kepada masyarakat.
“Setiap pelanggaran akan diproses secara disiplin, kode etik, maupun pidana sesuai ketentuan yang berlaku tanpa pandang bulu,” kata Nandang.
Pelaksanaan tes urine dilakukan secara transparan dan diawasi ketat oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumsel untuk menjamin validitas serta akurasi hasil pemeriksaan.
"Seluruh prosedur medis dilaksanakan sesuai standar operasional guna menghindari potensi manipulasi," tegas Nandang.
Langkah ini menegaskan bahwa Polda Sumsel tidak hanya berkomitmen memberantas narkoba di tengah masyarakat, tetapi juga memastikan internal institusi bersih dari penyalahgunaan narkotika.
Polisi yang bersih dan berintegritas menjadi syarat mutlak dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional serta menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Sumatera Selatan.
"Sebagai bagian dari transformasi Polri yang Presisi, Polda Sumsel memastikan akan terus melakukan pengawasan berkala maupun pemeriksaan mendadak guna menjaga disiplin dan moralitas personel," tutup Nandang. (mcr35/jpnn)
Redaktur : Yessy Artada
Reporter : Cuci Hati




