Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan penyedia energi terbarukan, BECIS Indonesia, mencatatkan pemasangan 10 megawatt-peak (MWp) kapasitas terpasang proyek pembangkit PLTS di berbagai wilayah Indonesia.
Secara kolektif, proyek-proyek PLTS yang diselesaikan pada 2025 diproyeksikan menghasilkan sekitar 14.600 megawatt hour (MWh) energi bersih per tahun.
Produksi energi tersebut setara dengan menanam dan merawat 95.000 pohon selama satu dekade, mengurangi lebih dari 12.260 ton emisi CO₂, serta mendukung kebutuhan energi lebih dari 5.000 kendaraan listrik.
Managing Director BECIS Indonesia, Dion Pius Jefferson menyatakan bahwa capaian ini bukan semata pertumbuhan kapasitas, melainkan juga mencerminkan kepercayaan pasar terhadap kemampuan perusahaan dalam menghadirkan solusi dekarbonisasi yang terukur dan andal.
Menurutnya, keberhasilan pemasangan melampaui 10 MWp pada tahun lalu menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mengeksekusi proyek skala besar dengan tetap menjaga standar kualitas dan keselamatan.
“Klien mempercayakan BECIS untuk mempercepat perjalanan dekarbonisasi mereka, dan kami bangga menjadi mitra dalam menghadirkan solusi energi terbarukan yang andal dan berkinerja tinggi, dibangun dengan standar kualitas dan keselamatan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (23/2/2026).
Baca Juga
- Program PLTS 100 GW Butuh Investasi Rp1.700 Triliun, Mungkinkah Terealisasi?
- ISSP Gandeng Grup Djarum Bangun PLTS Hybrid Terbesar di Jawa
- SUN Energy Penetrasi PLTS di Kawasan Industri
Ia menambahkan, pencapaian sepanjang 2025 menegaskan kapabilitas BECIS dalam melakukan eksekusi proyek secara terukur dengan tetap mempertahankan keunggulan rekayasa yang diharapkan mitra bisnis.
Memasuki 2026, Dion menjelaskan BECIS menargetkan penambahan kapasitas PLTS dengan skala yang relatif serupa melalui peluang on-grid yang selektif. Strategi ini sejalan dengan meningkatnya komitmen industri dalam menurunkan intensitas emisi dan mempercepat transisi menuju operasional rendah karbon.
“Kami akan tetap fokus membangun kemitraan jangka panjang serta menghadirkan solusi energi terbarukan yang skalabel, guna menciptakan nilai lingkungan dan ekonomi yang nyata bagi pelaku usaha,” tambahnya.





