Terlacak Lewat Kekasih, Gembong Narkoba Paling Dicari "El Mencho" Tewas Diterjang Peluru Militer

mediaindonesia.com
14 jam lalu
Cover Berita

PELARIAN salah satu gembong narkoba paling dicari di dunia, Nemesio Rubén Oseguera Cervantes atau yang akrab disapa "El Mencho", berakhir tragis. Pemimpin kartel paling berkuasa di Meksiko, Jalisco New Generation Cartel (CJNG), tewas setelah otoritas keamanan berhasil melacak posisinya melalui sang kekasih.

Menteri Pertahanan Meksiko, Ricardo Trevilla Trejo, mengungkapkan intelijen membuntuti pasangan romantis El Mencho hingga ke sebuah rumah persembunyian di kota pegunungan Tapalpa, sekitar 80 mil dari Guadalajara. Langkah ceroboh sang kekasih membawa militer tepat ke depan pintu kabin kayu tempat persembunyian pria berusia 59 tahun tersebut.

Baku Tembak Sengit di Hutan Tapalpa

Operasi penangkapan pada Minggu tersebut berlangsung dramatis. Saat militer mengepung area hutan, para pengawal El Mencho memberondong tembakan hingga memaksa sebuah helikopter militer melakukan pendaratan darurat.

Baca juga : Sosok El Mencho, Gembong Kartel Paling Kejam di Meksiko yang Tewas dalam Baku Tembak

El Mencho sempat berusaha melarikan diri ke tengah hutan sebelum akhirnya terluka dalam baku tembak. Ia dinyatakan tewas saat dalam perjalanan menuju fasilitas medis di Mexico City. Dalam insiden ini, tujuh anak buahnya tewas, sementara dua tentara terluka.

Meksiko Membara Pasca-Operasi

Kematian sang pemimpin memicu gelombang kekerasan balasan dari anggota kartel di wilayah Meksiko Barat. Mereka memblokade hampir 100 ruas jalan utama, membakar kendaraan, dan menyerang aparat keamanan.

Menteri Keamanan, Omar García Harfuch, mengonfirmasi dampak mengerikan dari aksi balasan ini, 25 anggota Garda Nasional tewas dan 34 anggota kartel tewas dalam bentrokan. "Meksiko dalam keadaan damai, tenang, dan kami bekerja di seluruh negara bagian," tegas Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, meskipun laporan pembakaran kendaraan masih terus muncul.

Baca juga : Pemimpin Kartel Terkuat Meksiko "El Mencho" Tewas dalam Operasi Militer Besar-besaran

Reaksi Dunia dan Ancaman Perang Saudara

Keberhasilan ini disambut baik oleh Washington yang sebelumnya menawarkan imbalan sebesar $15 juta untuk kepala El Mencho. Christopher Landau, Deputi Sekretaris Negara AS, menyebutnya sebagai perkembangan luar biasa bagi dunia.

"[Kelompok-kelompok ini] memiliki rencana untuk berkoordinasi dengan cepat jika terjadi penangkapan besar, demi menimbulkan kekacauan maksimal," ujar Stephen Woodman, analis keamanan di Guadalajara.

Meski El Mencho telah tiada, para ahli memperingatkan adanya ancaman baru berupa vakum kekuasaan. Chris Dalby, pakar kejahatan terorganisir, mengkhawatirkan terjadinya perpecahan internal.

"Jika CJNG akhirnya terpecah, Anda akan memiliki empat atau lima letnan berbeda dengan jumlah personel, persenjataan, dan imperium kriminal masing-masing, dan itu bisa menjerumuskan Meksiko ke tingkat kekerasan yang memecahkan rekor," jelas Dalby.

Kini, perhatian tertuju pada sosok Juan Carlos, anak tiri El Mencho, yang disebut-sebut sebagai calon kuat penerus yang diharapkan mampu menyatukan kartel guna menghindari perang saudara antar-faksi kriminal. (The Guardian/Z-2)

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BSI rilis produk tabungan untuk permudah nasabah berangkat umrah
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Rusuh Usai Kematian Bos Narkoba Meksiko: 25 Anggota Garda Nasional Tewas
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Terpopuler: Sudah Capek-capek Timnas Indonesia Naturalisasi, Ole Romeny Mohon Maaf, Posisi Thom Haye Bisa Tergusur Kapten Sparta
• 23 menit lalutvonenews.com
thumb
Ini yang Disalurkan Kemensos bagi Korban Terdampak Bencana Pulau Sumatera
• 9 jam laludetik.com
thumb
Komisi II DPR Buka Peluang Undang Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu
• 21 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.