Menteri Israel Desak Hamas Lucuti Senjata, Ancam Akan Duduki Seluruh Gaza

detik.com
11 jam lalu
Cover Berita
Tel Aviv -

Menteri Keuangan sayap kanan Israel, Bezalel Smotrich, mengatakan Hamas mungkin akan segera diberi tenggat waktu untuk meletakkan senjatanya. Dia mengancam militer akan menduduki seluruh Gaza.

"Kami memperkirakan bahwa dalam beberapa hari mendatang, Hamas akan diberi ultimatum untuk melucuti senjata dan sepenuhnya melakukan demiliterisasi Gaza," kata Smotrich dalam sebuah wawancara dengan penyiar publik Kan.

"Jika tidak mematuhinya, IDF (tentara Israel) akan memiliki legitimasi internasional dan dukungan Amerika untuk melakukannya sendiri, dan IDF sudah mempersiapkan hal ini dan sedang membuat rencana," kata menteri tersebut, yang merupakan anggota kabinet keamanan Israel yang bertugas menyetujui operasi militer skala besar, seperti dilansir AFP, Selasa (24/2/2026).

Baca juga: Pemukim Israel Bakar Masjid dan Tulis Slogan Rasis di Tepi Barat

Dalam fase pertama gencatan senjata yang disponsori AS di Gaza yang menghentikan pertempuran selama dua tahun antara Israel dan Hamas, tentara Israel mundur ke posisi di belakang apa yang disebut Garis Kuning, tetapi masih menguasai lebih dari setengah wilayah tersebut.

Fase kedua yang secara resmi dimulai bulan lalu merencanakan penarikan bertahap tentara Israel dan pelucutan senjata Hamas, yang ditentang keras oleh kelompok militan tersebut.

"Militer Israel pasti akan memasuki dan menduduki Gaza jika Hamas tidak bubar," kata Smotrich.

Ketika ditanya bagaimana militer akan melakukan ini, dia mengatakan "saat ini ada dua atau tiga alternatif yang sedang kami pertimbangkan".

Rencana perdamaian yang diajukan oleh Presiden AS Donald Trump juga menyerukan pembentukan pasukan penjaga perdamaian berkekuatan 20.000 orang, yang disebut Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF), yang telah dikomitmenkan oleh beberapa negara.

Ketika ditanya bagaimana tentara Israel akan beroperasi melawan Hamas ketika tentara asing dikerahkan di lapangan, Smotrich mengatakan bahwa Hamas akan "mundur dengan sangat cepat dan membiarkan (militer Israel) masuk. Ini dikoordinasikan dengan Amerika."

"Ngomong-ngomong, saya belum melihat mereka masuk secepat itu," tambahnya mengenai Pasukan Keamanan Israel (ISF).

Baca juga: Iran-AS Panas, Iran Mungkin Pilih Konfrontasi daripada 'Menyerah'




(lir/lir)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tampil 84 Menit dan Bawa Lille Gasak Angers di Ligue 1, Calvin Verdonk: Berkat Kerja Satu Tim!
• 4 jam lalubola.com
thumb
Penerimaan Pajak Januari 2026 Melonjak 30,7 Persen, Menteri Purbaya: Ekonomi Membaik
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
6 Pemain Resmi Dicoret, Ini Prediksi Formasi Mengerikan Timnas Indonesia Pilihan John Herdman untuk FIFA Series 2026
• 51 menit lalutvonenews.com
thumb
Virgoun akan Menikahi Lindi Fitriyana pada 26 Februari 2026, Sudah Sebar Undangan
• 31 menit lalutabloidbintang.com
thumb
KPK Duga Ada Transaksi Gelap dalam Penerbitan SKP PJK3 di Kemnaker
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.