Sering Lapar Mata Saat Beli Takjil? Ini Tips Biar Dompet Tetap Aman

republika.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aneka takjil yang dijajakan pedagang menjelang jam buka puasa kerap menggoda selera puasa. Namun, kebiasaan "lapar mata" saat berburu menu berbuka tak jarang membuat pengeluaran membengkak dan makanan terbuang sia-sia.

Perencana keuangan sekaligus pendiri Mitra Rencana Edukasi (MRE) Mike Rini Soetikno mengingatkan pentingnya pengelolaan anggaran selama Ramadhan agar pengeluaran tidak membengkak. Dalam mengelola anggaran bulanan, secara umum bisa menerapkan skema 40/30/20/10 dengan rincian 40 persen untuk kebutuhan pokok, 30 persen kewajiban seperti cicilan, 20 persen investasi atau tabungan, serta 10 persen untuk alokasi sosial seperti zakat dan donasi.

Baca Juga
  • Penyebab Berat Badan Justru Naik Saat Puasa
  • Dokter: Tidur Lagi Setelah Sahur Boleh Saja, Asal…
  • KPK Putuskan Menag Nasaruddin Umar Bebas dari Sanksi Pidana, Alasan Merujuk Pasal 12C UU Tipikor

Dalam skema tersebut, membeli takjil termasuk dalam pos kebutuhan pokok. Artinya, pembelian takjil harus disesuaikan dengan batas anggaran yang sudah ditetapkan, bukan mengikuti keinginan sesaat.

"Memang ya, takjil itu apalagi kalau kita pergi ke bazar Ramadhan bikin ngiler. Tapi kita harus mengontrol jangan sampai malah lapar mata, dan pada akhirnya makanan itu mubazir dan uang terkuras," kata Mike saat dihubungi Republika, Senin (23/2/2026).

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Mike menilai fenomena "lapar mata" saat berburu takjil sering kali membuat orang membeli berbagai jenis jajanan dalam jumlah besar. Padahal, kapasitas perut setelah seharian berpuasa terbatas. Akibatnya, saat berbuka puasa, seseorang sudah kenyang oleh makanan manis dan gorengan.

"Kalau terlalu banyak makan takjil nantinya keburu kenyang yang manis-manis. Makanan utama yang lebih bergizi malah tidak termakan dan jadi wasting," kata Mike.

 

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pablo Ganet Kecewa Persita Tumbang di GBLA: Kami Punya Karakter, Bahkan dengan 10 Pemain
• 20 jam lalubola.com
thumb
Komisaris Borong 1,4 Juta Saham MDKA, Habiskan Dana Segini
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Satu Tahun Agustina-Iswar Memimpin: Semarang Sehat, Warganya Kuat & Terlindungi
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
Komandan Brimob Minta Maaf Bripka MS Aniaya Pelajar hingga Tewas di Maluku
• 23 jam lalurctiplus.com
thumb
Kekerasan Pecah di Meksiko Usai Gembong Narkoba El Mencho Tewas
• 23 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.