Jenewa: Menteri Luar Negeri Sugiono melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina Varsen Aghabekian Shahin di sela-sela High-Level Segment Sidang ke-61 Dewan HAM PBB di Jenewa, Swiss pada Senin kemarin.
Pertemuan tersebut membahas perkembangan proses perdamaian Palestina serta upaya memperkuat kerja sama bilateral kedua negara.
Dalam pertemuan, Menlu Sugiono menegaskan kembali dukungan penuh Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina dan menyatakan kesiapan untuk memainkan peran lebih substantif dalam mendorong perdamaian yang adil dan berkelanjutan.
Indonesia, kata Menlu Sugiono, siap berkontribusi melalui Board of Peace (BoP) dan International Stabilization Force (ISF) dengan fokus pada perlindungan warga sipil dan dukungan kemanusiaan.
“Fokus utama kontingen Indonesia adalah perlindungan warga sipil dan dukungan kemanusiaan,” ujar Menlu Sugiono, dalam keterangan di situs Kementerian Luar Negeri RI, Selasa, 24 Februari 2026.
Menlu Sugiono juga menyambut pembentukan Liaison Office oleh Otoritas Palestina untuk memperkuat koordinasi internasional dalam mendukung proses perdamaian.
Sementara itu, Menlu Palestina Varsen Aghabekian Shahin menyampaikan apresiasi atas konsistensi Indonesia dalam mendukung perjuangan Palestina, termasuk bantuan kemanusiaan yang telah diberikan.
Indonesia juga menegaskan komitmennya untuk mendukung keberlanjutan gencatan senjata dan mendorong solusi dua negara sesuai hukum internasional.
Selain itu, Indonesia berencana menggelar sesi khusus mengenai Palestina di Jakarta pada 15 April 2026, di sela-sela rangkaian KTT D-8, sebagai upaya memperkuat dukungan internasional.
Baca juga: Pimpin Dewan HAM PBB, Indonesia Tegaskan Hak Rakyat Palestina Tak Bisa Dicabut



