Hujan lebat yang mengguyur Bali selama tiga hari sejak 22 Februari lalu memicu banjir di 26 titik. Intensitas hujan tinggi yang disertai angin kencang membuat puluhan titik di Denpasar dan Badung tergenang.
Dilansir detikBali, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali mencatat, dalam 12 jam terakhir pada Selasa (24/2/2026) pukul 18.00-06.00 Wita, terdapat 26 titik banjir di Denpasar dan Badung.
Kepala Pelaksana BPBD Bali, I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya, menyampaikan ketinggian air rata-rata berkisar 30-80 sentimeter. Petugas saat ini masih melakukan evakuasi di sejumlah lokasi terdampak.
Di Badung, banjir dilaporkan terjadi di sejumlah titik mulai dari Legian hingga Jimbaran dengan ketinggian air rata-rata 40-50 sentimeter.
"Untuk BPBD provinsi kerahkan 80 orang, pegawai yang off piket juga sudah dipanggil. Hal yang sama sudah saya minta ke BPBD Denpasar dan Badung," jelasnya.
Hingga siang ini, hujan lebat disertai angin kencang masih melanda Denpasar. Teja mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di bantaran sungai.
"Untuk sekitar sungai, selalu cek kenaikan air. Persiapan barang-barang berharga dalam satu tas siaga agar cepat dibawa evakuasi bila diperlukan," terang Teja.
Baca berita selengkapnya di sini.
(rdp/dhn)





